Menu

Mode Gelap

News

Bandar Narkoba di Musi Banyuasin Tewas Tenggelam di Sungai Usai Kabur Dikejar Polisi

badge-check


Bandar Narkoba di Musi Banyuasin Tewas Tenggelam di Sungai Usai Kabur Dikejar Polisi Perbesar

Palembang — Upaya pelarian seorang pria yang diduga sebagai bandar narkotika di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, berakhir tragis.

Pria berinisial Ali Imron alias Iron (40) dilaporkan meninggal dunia setelah diduga tenggelam saat mencoba melarikan diri dengan menyeberangi sungai ketika proses pengembangan kasus oleh personel Ditresnarkoba Polda Sumsel, Senin (22/6/2026).

Peristiwa tersebut bermula dari operasi penindakan yang dilakukan Unit 4 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Sumsel di Desa Lais, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, sekitar pukul 14.00 WIB. Dalam operasi itu, petugas berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu.

Direktur Ditresnarkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Yulian Perdana, mengatakan dua tersangka yang diamankan masing-masing berinisial Erlin dan Junaidi.

Dari tangan keduanya, polisi menyita barang bukti narkotika jenis sabu dengan berat bruto 103 gram yang diperkirakan bernilai sekitar Rp50 juta.

“Dari hasil pemeriksaan awal terhadap kedua tersangka, kami kemudian melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan di atasnya. Informasi yang diperoleh mengarah kepada seseorang yang diduga berperan sebagai pemasok atau bandar,” ujar Yulian kepada wartawan, Selasa (23/6/2026).

Berbekal informasi tersebut, petugas bergerak menuju lokasi keberadaan Ali Imron yang diketahui merupakan warga Desa Lumpatan, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin.

Namun saat proses penangkapan dan pengembangan berlangsung, Ali Imron diduga berusaha menghindari petugas. Ia disebut memilih melarikan diri dengan cara melompat ke sungai dan mencoba berenang menuju seberang.

“Pada saat dilakukan pengembangan, yang bersangkutan berusaha melarikan diri dengan menyeberangi sungai sambil membawa telepon genggam. Di tengah proses tersebut, terduga pelaku diduga mengalami kesulitan dan tenggelam,” kata Yulian.

Petugas kemudian melakukan pencarian bersama tim BPBD di sekitar lokasi. Sekitar pukul 17.01 WIB, Ali Imron berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Namun, saat dilakukan pemeriksaan, yang bersangkutan dinyatakan telah meninggal dunia.

Dalam penyisiran di lokasi kejadian, petugas juga menemukan senjata api rakitan jenis revolver beserta empat butir amunisi yang diduga milik Ali Imron.

“Setelah itu anggota dibantu pihak BPBD melakukan pencarian. Pelaku ditemukan dan dibawa ke rumah sakit terdekat, namun sudah meninggal dunia. Selain itu ditemukan juga senjata api rakitan yang diduga milik pelaku di sekitar lokasi,” ungkap Yulian.

Polda Sumsel menyatakan proses penyelidikan masih terus berjalan untuk mendalami peran masing-masing tersangka serta menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan peredaran narkotika tersebut.

“Kami masih melakukan pendalaman terhadap peran masing-masing tersangka dan menelusuri kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam jaringan ini. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan setelah seluruh proses selesai dilakukan,” tutup Yulian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejar Target Universal Coverage, Sekda Palembang Kukuhkan 36 Agen Penggerak BPJS Ketenagakerjaan

23 Juni 2026 - 18:00 WIB

Dorong Investasi Digital, Buka Deposito BRI Kini Bisa Lewat Aplikasi BRImo

23 Juni 2026 - 14:45 WIB

Ratusan Warga Sumsel Desak Program MBG Dilanjutkan, Minta Pengawasan Ketat Cegah Korupsi

23 Juni 2026 - 13:09 WIB

Dukung Program Palembang Sehat, Ketua TP PKK Palembang Kunjungi dan Bina Pasien ODGJ Berat

22 Juni 2026 - 18:54 WIB

Raih Opini WTP ke-12 Berturut-turut, Herman Deru Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 di DPRD Sumsel

22 Juni 2026 - 18:39 WIB

Trending di News