Menu

Mode Gelap

News

BNPB Turunkan Black Hawk ke Sumsel, Perkuat Penanganan Karhutla dari Udara

badge-check


Helikopter Black Hawk N360UH/UH-60A milik operator PT Arya Guna Aksata (AGA) tersebut resmi tiba dan disiagakan untuk mendukung penanganan darurat bencana asap akibat karhutla di wilayah Sumsel. Foto : Dok BPBD Sumsel Perbesar

Helikopter Black Hawk N360UH/UH-60A milik operator PT Arya Guna Aksata (AGA) tersebut resmi tiba dan disiagakan untuk mendukung penanganan darurat bencana asap akibat karhutla di wilayah Sumsel. Foto : Dok BPBD Sumsel

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mulai memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026. Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan mendatangkan helikopter water bombing jenis Black Hawk bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Helikopter Black Hawk N360UH/UH-60A milik operator PT Arya Guna Aksata (AGA) tersebut resmi tiba dan disiagakan untuk mendukung penanganan darurat bencana asap akibat karhutla di wilayah Sumsel.

Kegiatan penerimaan dukungan helikopter berlangsung pada Kamis (21/5/2026) pukul 15.30 WIB dan melibatkan BPBD Provinsi Sumsel, Lanud Sultan Mahmud Badaruddin (SMH), serta kru operator PT AGA.

Kehadiran helikopter water bombing itu menjadi bagian dari langkah antisipasi dini pemerintah menghadapi potensi kebakaran lahan yang diperkirakan meningkat saat musim kemarau mulai berlangsung.

Helikopter Black Hawk nantinya akan difokuskan untuk operasi pemadaman udara di wilayah rawan karhutla, terutama daerah gambut yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

BPBD Sumsel menilai dukungan armada udara sangat penting guna mempercepat penanganan titik api sebelum meluas dan memicu bencana kabut asap seperti yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Selain operasi water bombing, pemerintah daerah bersama BNPB juga terus memperkuat koordinasi lintas instansi dalam upaya pencegahan karhutla, mulai dari patroli darat, pemantauan hotspot, hingga sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Dengan dukungan armada udara tersebut, Pemprov Sumsel berharap penanganan karhutla tahun ini dapat dilakukan lebih cepat dan efektif sehingga dampak asap terhadap kesehatan masyarakat dan aktivitas ekonomi dapat diminimalkan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sumsel Butuh 500 Sumur Bor, Prabowo: Ajukan, Akan Saya Kerahkan

24 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Ratu Dewa Ganti Plt Kadishub Palembang, Parkir Liar dan Lampu Jalan Jadi Prioritas

24 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan BBM di NTT, Distribusi ke Wilayah Terdampak Bencana Kembali Pulih

24 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Kabut Asap Ganggu Aktivitas Sekolah, Disdik Sumsel Izinkan Penyesuaian Jam Belajar

24 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Tak Mau Gen Z Bosan Belajar Sejarah, Penulis Leiden Sulap Manuskrip Belanda Jadi Misteri Harta Karun

24 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Trending di News