Menu

Mode Gelap

News

Cara Wong Kito Ganjar Lestarikan Pempek Sebagai Kuliner Khas Daerah Palembang

badge-check


Cara Wong Kito Ganjar Lestarikan Pempek Sebagai Kuliner Khas Daerah Palembang Perbesar

Wong Kito Dewe sebagai sukarelawan pendukung Ganjar Pranowo yang berbasis di Sumatera Selatan (Sumsel) terus menebar aksi bermanfaat untuk masyarakat di Bumi Sriwijaya.

Sabtu (12/8/2023), sukarelawan ini mengadakan pelatihan pembuatan pempek untuk ibu-ibu di Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Sumsel.

Koordinator Wilayah Wong Kito Dewe Palembang Indra kasumah mengatakan, kegiatan ini menjadi salah satu cara untuk melestarikan pempek sebagai kuliner khas daerah Sumsel.

Dia berharap, lewat pelatihan ini bisa menambah keterampilan para ibu-ibu di daerah tersebut dalam membuat pempek.

Sebab, menurutnya masih banyak ibu-ibu yang belum mengetahui cara membuat dan mengolah makanan yang berasal dasar tepung kanji dan daging ikan tersebut.

“Pempek ini merupakan makanan khas Palembang. Tetapi tidak seluruh ibu-ibu itu tahu cara pembuatan pempek,” kata Indra.

Relawan Wong Kito Dewe mengandeng salah satu pelaku UMKM pempek untuk mengajarkan para ibu-ibu memasak pempek dari bahan-bahan dasar.

Para peserta diharapkan Indra, kelak bisa membuat pempek sendiri, dan ikut meramaikan khazanah usaha pempek di Kota Palembang.

“Untuk melestarikan makanan khas Palembang kita di sini, untuk meningkatkan UMKM, dan untuk menambah kualitas (keterampilan) ibu-ibu dalam membuat pempek,” sebutnya.

Lebih lanjut, Indra menjelaskan bahwa kegiatan yang disebutnya terinspirasi dari sosok Ganjar Pranowo ini akan terus berlanjut. Dia menjelaskan, agenda terdekat Wong Kito Dewe Palembang adalah aksi pembibitan jamur konsumsi.

“Kegiatan ini terinspirasi dari Pak Ganjar Pranowo. Karena beliau sangat bersosialisasi kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu. Jadi kita adakan kegiatan ini,” pungkasnya.

Salah satu peserta, Agustina (52) mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan yang digelar oleh loyalis Ganjar Pranowo tersebut. Dia mengatakan, kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk kalangan ibu-ibu.

“Ini sangat bermanfaat sekali, karena kami kan belum bisa buat pempek. Kalau bisa ada lagi pembuatan selain pempek, misalnya kemplang atau cukanya, jadi ada peluang untuk berdagang,” kata Agustina.

Lewat kegiatan tersebut pula, disebutnya bisa mendukung para ibu-ibu untuk membuka UMKM yang menjual berbagai makanan khas Palembang.

“Kalau bisa nanti kami ibu-ibu di sini, bisa usaha yang bisa bikin untuk orang yang datang ke Palembang,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringatan Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Pemprov Sumsel

2 Juni 2026 - 19:46 WIB

Cik Ujang Sambut Kepulangan 443 Jemaah Haji Kloter Pertama Embarkasi Palembang

2 Juni 2026 - 19:27 WIB

Lima Titik Api Terdeteksi dalam Sehari di Enam Kabupaten di Sumsel

2 Juni 2026 - 19:13 WIB

Pertamina Patra Niaga Gelar PINDEX 2026, Pamerkan Inovasi Teknologi Energi Hilir Masa Depan

2 Juni 2026 - 19:01 WIB

Empat Tahanan Polres Empat Lawang Kabur Lewat Ventilasi Sel

2 Juni 2026 - 18:43 WIB

Trending di News