Menu

Mode Gelap

News

Gubernur Sumsel Ajak Sinergi Atasi Bencana Alam

badge-check


Gubernur Sumsel Ajak Sinergi Atasi Bencana Alam Perbesar

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan berupaya untuk menekan terjadinya potensi kebakaran hutan dan lahan melalui sejumlah langkah pencegahan dengan melibatkan peran serta masyarakat.

Gubernur Sumsel Herman Deru usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2020 di Sentul Internasional Convention Center Kecamatan Babakan Madang Bogor Jawa Barat, Selasa (4/1) menyebutkan, Pemprov Sumsel  siap menindak lanjuti   intruksi Presiden Joko Widodo  yang menekankan peran aktif para kepala daerah untuk melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara dini di wilayah masing-masing.

“Biasanya memasuki  bulan maret sudah ada tanda-tanda munculnya titik api. Kita akan siagakan petugas pemadaman sehingga begitu terjadi karhutla   segera diatasi,” tegasnya dengan didampingi Asisten I Bidan Pemerintahan dan Kesra Setda Prov. Sumsel, Akhmad Najib.

Pada prinsifny kata Herman Deru, Pemprov Sumsel siap menjalankan apa yang menjadi harapan Presiden mengingat kondisi geografis Sumsel  rawan terjadi karhutla dan bencan alam lainnya yang nyaris terjadi hampir setiap tahun.

“Ya paling tidak  kita berharap  dimasa mendatang karhutla dan bencana alam lainnya itu dapat kita kurangi melalui upaya preventif, sehingga korban dampak bencana  dan kerugian dapat kita minimalisir,” tandasnya.

Sementara Presiden RI Joko Widodo Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2020 dengan “Bencana Urusan Bersama”  kali ini menekankan  jajaran kepala daerah, Gubernur, Bupati dan Walikota di Indonesia  itu  mengatakan, sejumlah berencana yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia  tidak terlepas dari  faktor perubahan iklim. 

Karena itu Jokowi  secara khusus menyampaikan agar pemerintah pusat maupun daerah untuk konsentrasi dalam penanggulanan bencana. Khusus para kepala daerah  dimintanya untuk segera menyusun kebutuhan sarana dan prasarana dalam upaya kesiapsiagaan penanggulangan bencana harus dilaksanakan dengan pendekatan kolaboratif,  ‘Pentahelix’ yaitu kolaborasi antara unsur pemerintah, akademisi dan peneliti, dunia usaha, masyarakat, serta dukungan media massa untuk dapat menyampaikan pemberitaan kepada publik. 

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus meningkatkan kepemimpinan dan pengembangan sumberdaya manusia yang handal dalam penanggulangan bencana, penataan kelembagaan yang mumpuni, termasuk program dan anggaran yang harus ditingkatkan sesuai prioritas RPJMN 2020-2024.

“Panglima TNI dan Kapolri untuk turut serta dalam mendukung upaya penanggulangan bencana termasuk penegakan hukum. Pengerahan dan dukungan secara nasional hingga ke tataran daerah yang dapat bersinergi dengan baik bersama pemerintah pusat dan daerah;,” tandas Jokowi. (ril humas)

.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

WFH Jumat Bukan Tiket Libur! Herman Deru Ancam Sanksi ASN Sumsel yang Mager di Rumah

1 April 2026 - 18:58 WIB

Lantik 130 Kepala Sekolah SD-SMP, Ratu Dewa Imbau Kepala Sekolah Muda untuk Kreatif dan Berinovasi

1 April 2026 - 17:03 WIB

Inflasi Palembang Maret 2026 Turun ke 3,10 Persen, Wali Kota Ratu Dewa Tekankan Strategi 4K

1 April 2026 - 16:54 WIB

Kemensos Apresiasi Kesiapan Pemkot Palembang, Sekolah Rakyat Segera Dibangun

1 April 2026 - 16:51 WIB

Tak Indahkan Peringatan Berulang, Enam Ruko Milik Pengusaha di Demang Lebar Daun Palembang Dibongkar Paksa karena Berdiri di Atas Jalur Pipa Gas dan Tak Berizin

1 April 2026 - 13:21 WIB

Trending di News