Menu

Mode Gelap

News

Jokowi Minta Pengadaan Barang/Jasa Prioritaskan Produk Dalam Negeri

badge-check


Jokowi Minta Pengadaan Barang/Jasa Prioritaskan Produk Dalam Negeri Perbesar

Sistem pengadaan barang dan jasa harus mampu menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat. Untuk itu, pengadaan barang/jasa pemerintah harus dapat memprioritaskan penggunaan produk-produk dalam negeri, terutama UMKM.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sambutannya saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, Rabu (18/11) secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

“Prioritaskan untuk membeli produk-produk dalam negeri, khususnya produk UMKM pada belanja kementerian, belanja lembaga, belanja di pemerintah daerah. Tingkatkan sebesar-besarnya angka TKDN,” kata Presiden.

Peningkatan TKDN, ujarnya, harus dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan, bukan sekadar pelengkap syarat dalam proses pengadaan barang dan jasa.

Pembelian produk dalam negeri dan peningkatan TKDN, lanjutnya, akan menciptakan multiplier effect yang besar terhadap pergerakan ekonomi di daerah maupun nasional.

“Jutaan tenaga kerja dan keluarganya juga menggantungkan hidupnya pada keberlangsungan industri dalam negeri dan sektor UMKM kita,” tutur Presiden.

Lebih lanjut, Presiden meminta LKPP untuk aktif memasukkan produk-produk UMKM yang memenuhi syarat dalam e-katalog.

“UMKM harus lebih banyak dilibatkan dalam mengisi rantai pasok produksi TKDN, misalnya di sektor konstruksi, industri otomotif, dan telekomunikasi,” kata Presiden.

Presiden meyakini bahwa produk-produk UMKM tidak kalah dengan produk impor, baik dari sisi harga maupun dari sisi kualitas.

“Jika sektor UMKM kita terus kita perkuat, terus kita dampingi, terus kita fasilitasi, maka produk UMKM kita akan mampu bersaing di pasar regional maupun global,” pungkas Presiden.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus Campak Meningkat, 5.800 Nakes Sumsel Diprioritaskan Vaksinasi

18 April 2026 - 21:59 WIB

Bayi Baru Lahir Ditemukan di Semak Sungai Musi, Polisi Buru Pelaku Pembuangan

18 April 2026 - 21:20 WIB

Di Tengah Isu Timur Tengah Memanas, Keberangkatan Jemaah Haji Sumsel Dipastikan Tetap Lancar

18 April 2026 - 21:00 WIB

Absen WFH ASN Sumsel Masih Rendah, Sekda Ingatkan Risiko Pemotongan TPP

18 April 2026 - 20:58 WIB

Menu Haji Diuji Ketat, Rendang Dicoret Demi Jaga Kesehatan Jemaah di Pesawat

18 April 2026 - 20:47 WIB

Trending di News