OGAN KOMERING ILIR — Amuk si jago merah meratakan sebagian fasilitas vital milik PT OKI Pulp and Paper Mills di kawasan Sungai Baung, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, pada Selasa (3/11/2026) malam.
Insiden melahap area menara pendingin (cooling tower) tempat mesin utilitas sirkulasi air produksi berada.
Kobaran api pertama kali terdeteksi membubung ke udara sekitar pukul 21.30 WIB. Hembusan angin yang kencang di lokasi kejadian dengan cepat membesarkan kobaran api, hingga menghanguskan struktur menara pendingin sebelum tim pemadam berhasil mengendalikannya.
Kapolsek Air Sugihan, Iptu Deli Setiawan, mengonfirmasi musibah kebakaran tersebut. Ia menjelaskan bahwa area yang terbakar memegang peranan krusial bagi kelancaran operasional pabrik.
”Api membakar area menara pendingin. Di lokasi tersebut, terdapat mesin-mesin pendingin air produksi yang berfungsi menjaga sirkulasi dan utilitas pabrik,” ujar Iptu Deli Setiawan saat memberikan keterangan, Rabu (4/11/2026).
Iptu Deli Setiawan juga membeberkan sejumlah kendala yang dihadapi tim di lapangan saat mengendalikan kobaran api.
”Angin kencang memicu api menyebar sangat cepat. Selain itu, jarak tempuh ke lokasi kebakaran yang cukup jauh menyulitkan proses pemadaman. Petugas pemadam kebakaran, personel Polsek Air Sugihan, dan para karyawan perusahaan harus bekerja ekstra keras hingga akhirnya api berhasil dijinakkan,” kata Iptu Deli Setiawan.
Meski kerusakan fisik menimpa fasilitas pabrik, kepolisian memastikan tidak ada korban dalam musibah ini.
”Kami memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, mengenai total kerugian materiel, kami belum bisa memastikannya karena proses penyelidikan masih berjalan,” tegas Iptu Deli Setiawan.
Iptu Deli Setiawan menambahkan bahwa jajarannya sedang mendalami penyebab pasti kebakaran melalui olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan sejumlah saksi di lapangan.
”Saat ini kami belum dapat menyimpulkan penyebab utama kebakaran karena tim masih melakukan penyelidikan lebih mendalam,” lanjut Iptu Deli Setiawan.
Hingga berita ini diturunkan, manajemen PT OKI Pulp and Paper Mills belum memberikan pernyataan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran, estimasi kerugian finansial, maupun dampak insiden ini terhadap keberlanjutan operasional pabrik secara keseluruhan. Upaya konfirmasi kepada perwakilan humas perusahaan masih terus dilakukan untuk mendapatkan keterangan yang berimbang.









