Menu

Mode Gelap

News

Lambat di Obati Penyebab Angka Kasus Kematian Covid-19 di Sumsel Tinggi

badge-check


Jubir gugus tugas penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri (Dok. Humas Pemprov Sumsel) Perbesar

Jubir gugus tugas penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri (Dok. Humas Pemprov Sumsel)

Angka kasus kematian Covid-19 di Sumatra Selatan terus bertambah. Dari catatan kasus kematian hingga Agustus mencapai tujuan 218 kasus dengan begitu membuat angka kematian Sumsel melebihi rata-rata nasional yakni 4,3 persen.

Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Sumsel, Yusri mengatakan walaupun Sumsel cukup tinggi angka kematiannya tetapi dibanding provinsi lain Sumsel berada di peringkat ke delapan.

“Memang cukup tinggi namun Sumsel 5,4 persen dibandingkan yang lain masih berada di peringkat bawah yakni delapan, “ujar, Sabtu (22/8).

Menurutnya jumlah pasien meninggal karena terlambatnya pasien positif dirujuk ke rumah sakit untuk melanjutkan pengobatan.

Selain itu mereka yang meninggal rata-rata memiliki komorbit atau penyakit penyerta, dan orang-orang lanjut usia. Kondisi itulah yang memperparah keadaan sang pasien.

“Rata-rata memang yang meninggal membawa penyakit penyerta datang dengan penyakit klinis berat,”jelas Yusri

Untuk diketahui dari data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumsel angka kematian di mulai pada bulan Mei angka kematian ada 34 kasus. Lalu di bulan Juni 90 kasus, Juli meningkat 162 kasus dan Agustus 218 kasus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemerintah Yakin Fundamental Ekonomi Nasional Tetap Kuat di Tengah Dinamika Nilai Tukar Rupiah

5 Juni 2026 - 22:52 WIB

Viral Video Dokter Gigi Dilempar Palu di Km 9 Palembang

5 Juni 2026 - 19:25 WIB

Disnakertrans Muba Tuntaskan Belasan Kasus Perselisihan Hubungan Industrial

5 Juni 2026 - 16:05 WIB

Apriyadi Letakkan Pengecoran Perdana Asrama Santri Ponpes Minhajul Aulia Talang Jambe Palembang

5 Juni 2026 - 13:32 WIB

Dua Rumah Ludes Terbakar di 9 Ilir Palembang, Gubernur Sumsel Salurkan Bantuan untuk 15 KK Terdampak

4 Juni 2026 - 19:11 WIB

Trending di News