Menu

Mode Gelap

News

Masyarakat Setuju dengan Rekayasa Lalu Lintas Polri dalam Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2023

badge-check


Masyarakat Setuju dengan Rekayasa Lalu Lintas Polri dalam Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2023 Perbesar

Jakarta, – Lembaga Indikator melaksanakan survei dan menemukan bahwa mayoritas masyarakat memberikan persetujuan terhadap langkah-langkah rekayasa lalu lintas yang dilakukan oleh Polri dalam penyelenggaraan mudik Lebaran tahun ini. Survei tersebut dilaksanakan mulai 30 April hingga 6 Mei 2023 dan melibatkan 1.218 responden yang dipilih secara acak serta dilakukan validasi, dan screening. Wawancara dengan responden dilakukan melalui telepon oleh pewawancara yang telah dilatih.

Dengan tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error survei ini diperkirakan sekitar 2,9 persen. Peneliti Utama, Burhanuddin Muhtadi, mengungkapkan bahwa evaluasi terhadap fasilitas dan layanan selama mudik mendapatkan apresiasi yang tinggi dari masyarakat, terutama dalam pengaturan lalu lintas yang menjadi tanggung jawab Polri.

“Dalam paparan yang dilakukan pada Senin, 15 Mei 2023, Burhanuddin menyatakan bahwa sebanyak 81,8 persen masyarakat merasa puas dengan kondisi pengaturan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran 2023.”

Beberapa kebijakan yang diambil oleh Polri, seperti penerapan one way dan contra flow, juga mendapatkan dukungan yang tinggi dari masyarakat.

“Sebanyak 74,3 persen semua responden setuju dengan kebijakan one way dan contra flow pada arus mudik dan balik, sedangkan bagi kelompok warga yang mudik, persentase setuju mencapai 82,2 persen,” tambah Burhanuddin.

Kinerja polisi lalu lintas (polantas) selama penyelenggaraan arus mudik dan arus balik juga mendapat respons positif dari masyarakat. Sebanyak 77,3 persen responden menyatakan bahwa polantas bersikap ramah selama arus mudik dan balik. Angka ini meningkat menjadi 83,8 persen untuk kelompok yang melakukan mudik.

Dalam hal komunikasi, 72,5 persen dari semua responden dan 78,6 persen dari kelompok yang mudik menyatakan bahwa anggota polantas yang bertugas selama arus mudik dan balik bersikap komunikatif.

“Ketika ditanya apakah petugas polantas membantu masyarakat selama arus mudik dan balik, 83,2 persen dari semua responden dan 86,9 persen dari kelompok yang mudik menyebutkan bahwa petugas polantas memberikan bantuan,” jelas Burhanuddin.

Burhanuddin juga menjelaskan bahwa target populasi survei ini adalah warga negara Indonesia (WNI) yang berusia 17 tahun ke atas atau telah menikah dan memiliki telepon atau ponsel. Sampel yang diambil menggunakan metode random digit dialing (RDD), yaitu teknik pemilihan sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ratu Dewa Ajak Generasi Muda Cintai Budaya Lewat Festival Palembang Darussalam 2026

24 Juni 2026 - 19:34 WIB

Herman Deru Targetkan Sumsel Kembali Masuk Lima Besar Nasional Melalui MTQ XXXI Tingkat Provinsi

24 Juni 2026 - 19:16 WIB

Kejar Target 57 Persen Kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng RT dan RW

24 Juni 2026 - 13:44 WIB

Bentrok di Kebun Sawit OKI Berujung Korban Jiwa, Dua Warga Terluka dan Satu Tewas Saat Kerusuhan

24 Juni 2026 - 13:44 WIB

Pertamina Patra Niaga Gelar Doa Bersama dan Santunan untuk Kelancaran Operasional Kilang Balikpapan

24 Juni 2026 - 11:38 WIB

Trending di News