Menu

Mode Gelap

News

Pembangunan Jembatan Darurat Ayek Bayau Capai Rp 485 Miliar

badge-check


Terlihat tiang kayu untuk penahan sementara pemasangan plat besi. Untuk jembatan darurat ayek bayau. Sedang dalam pengerjaan. (Foto : Istimewa) Perbesar

Terlihat tiang kayu untuk penahan sementara pemasangan plat besi. Untuk jembatan darurat ayek bayau. Sedang dalam pengerjaan. (Foto : Istimewa)

Kepala Bidang Bina Marga PU PR Empat Lawang, Eko Purwanto, menerangkan pembangunan jembatan darurat Ayek Bayau (Sungai Bayau,red) berdasarkan estimasi pihaknya telan anggaran sekitar Rp 485 Milyar.

Eko melanjutkan, untuk sumber anggaran pembangunan jembatan darurat tersebut diambil dari dana Belanja Tak Terduga (BTT). Namun untuk kepastian berapa anggaran yang dikeluarkan nantinya akan dibayarkan sesuai dengan hasil pekerjaan dilapangan.

“Sifat pembiayaan pembangunan jembatan darurat itu, sesuai dengan hasil pekerjaan dilapangan nanti,”terangnya

Eko melanjutkan CV.Dualindo dan CV.Widyakarya dan sifatnya ditunjuk langsung oleh pihaknya (PU PR). Selain itu juga namanya tanggap darurat maka rekana yang ditunjuk adalah rekanan yang terdekat serta maumpuni. Untuk CV.Dualindo melakukan pekerjaan Struktur sementara CV.Widyakarya melakukan pekerjaan Erection.

“Karena ini tanggap darurat jadi pihak ke Tiga yang kita tunjuk. Merupakan pihak ketiga yang terdekat dan mampu atau mumpuni dalam bekerja,” tegasnya.

Lebih lanjut Eko menuturkan, yang namanya pekerjaan tanggap darurat, secepatnya harus selesai, perkiraan selesai (Tanggal 02/05/2021). Sehingga akses warga kecamatan Lintang Kanan dan Muara Pinang tudak terkendala. Sembati menunggu pembangunan jembatan secara permanen.

“Minggu-minggu ini insya’allah pengerjaan jembatan selesai,” jelas Eko.

Sekedar informasi untuk sementara tanggap darurat jembatan Ayek Bayau jadi perioritas. Sementara untuk jembatan darurat di didesa Lawang Agung, Kecamatan Paiker yang ambruk beberapa waktu lalu akibat dihantam arus sungai Keruh. Belum dilakukan penanganan, dikarenakan ada jalan alternatif sehingga warga bisa menggunakan akses tersebut.

“Jembatan ayek bayau lebih dulu ambruk, jadi kita satu-satu dulu menanganinya,” tutup Eko. (Ben)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kunjungi Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, Komisi III DPRD Sumsel Soroti Kontribusi Dividen dan Mitigasi Kredit Macet

19 Juni 2026 - 21:46 WIB

Terima Audiensi Polsri, Herman Deru Dorong Sinkronisasi Pendidikan Vokasi dengan Potensi Sumsel

19 Juni 2026 - 21:14 WIB

Kunker Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD Sumsel ke Kantor Kecamatan Kelekar Muara Enim

19 Juni 2026 - 19:06 WIB

Tumpukan Uang Rp 219 Miliar Hasil Pengembalian Terdakwa Korupsi Kredit Bank BUMN di Sumsel

19 Juni 2026 - 19:00 WIB

Oknum ASN KSOP Palembang Jadi Tersangka Kasus Pungli Kapal yang Melintas di Perairan Sungai Musi

19 Juni 2026 - 17:24 WIB

Trending di News