PALEMBANG – Rencana kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Palembang muncul saat Sumatera Selatan (Sumsel) tengah menghadapi tekanan akibat meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra, Ferdian Kristanto, membenarkan adanya informasi mengenai rencana kedatangan Presiden Prabowo ke Palembang.
“Informasinya begitu soal kunjungannya,” kata Ferdian saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).
Meski demikian, ia menyebut belum ada kepastian mengenai waktu pelaksanaan maupun agenda yang akan dijalankan Presiden selama berada di Palembang.
Menurut Ferdian, sejumlah skenario masih disiapkan sehingga agenda kunjungan belum dapat dipastikan.
“Belum. Opsi-opsi masih dihidupkan,” ujarnya.
Informasi rencana kunjungan tersebut mencuat ketika penanganan karhutla di Sumsel masih menjadi perhatian pemerintah.
Berdasarkan data penanganan karhutla hingga 17 Agustus 2026, tercatat ribuan kejadian kebakaran dengan luas lahan terdampak mencapai sekitar 1.926,2 hektare.
Ogan Ilir menjadi salah satu wilayah dengan luasan kebakaran cukup besar, mencapai sekitar 272,5 hektare.
Kebakaran yang terjadi di sejumlah kabupaten juga mulai memberikan dampak terhadap wilayah perkotaan. Asap karhutla terpantau masuk ke Palembang dan membuat kualitas udara mengalami penurunan.
Sejumlah wilayah bahkan sempat mencatat kualitas udara dalam kategori tidak sehat hingga berbahaya akibat meningkatnya konsentrasi partikulat di udara.
Kondisi tersebut membuat penanganan karhutla kini tidak hanya berfokus pada pemadaman titik api, tetapi juga mengantisipasi dampaknya terhadap kesehatan masyarakat.
Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah isu karhutla akan menjadi bagian dari agenda kunjungan Presiden. Pemerintah daerah maupun pihak terkait masih menunggu penetapan agenda resmi.









