Menu

Mode Gelap

News

Prabowo Ingatkan Aksi Ricuh: Kerusuhan Bukan Jalan Buka Lapangan Kerja

badge-check


Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026. Foto: You Tube Kemendagri RI Perbesar

Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026. Foto: You Tube Kemendagri RI

Bogor – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat tetap dijamin, namun tidak boleh berubah menjadi tindakan anarkistis yang merusak kepentingan nasional. Penegasan itu disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat kepada para kepala daerah dalam Rakornas 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2).

Menurut Prabowo, tidak semua demonstrasi berakhir dengan kekerasan. Namun, ia menilai ada kelompok tertentu yang secara sistematis memanfaatkan aksi massa untuk memicu kerusuhan. Kondisi tersebut, kata dia, justru merugikan rakyat sendiri dan menciptakan ketakutan di tengah masyarakat.

“Penyampaian aspirasi itu sah, tetapi jika disertai pembakaran, pelemparan bom molotov, dan perusakan fasilitas umum, itu sudah masuk ranah pidana dan membahayakan negara,” tegas Prabowo.

Prabowo mengaitkan stabilitas keamanan dengan iklim ekonomi dan investasi. Ia menilai kerusuhan dalam aksi massa akan menjadi sinyal negatif bagi dunia usaha, sehingga berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja—isu yang kerap menjadi tuntutan dalam demonstrasi.

Ia menekankan bahwa pembukaan pabrik dan investasi baru membutuhkan rasa aman dan kepastian hukum. Karena itu, aksi demonstrasi yang berujung ricuh tidak akan menghasilkan solusi bagi persoalan pengangguran.

“Lapangan kerja lahir dari kepercayaan. Kalau yang muncul justru kekacauan, tidak ada investor yang mau menanamkan modalnya,” ujarnya.

Lebih jauh, Prabowo menyebut adanya indikasi keterlibatan aktor eksternal dalam memanfaatkan keresahan sosial untuk memperkeruh situasi domestik. Ia meyakini, upaya tersebut bertujuan melemahkan stabilitas nasional.

“Kita harus waspada. Ada kekuatan yang tidak ingin Indonesia tenang dan maju,” kata Prabowo, seraya meminta aparat dan pemerintah daerah menjaga ketertiban serta melindungi kepentingan masyarakat luas.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkot Palembang Jemput Bola Verifikasi Kependudukan untuk Perlindungan Sosial

13 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Bayi Baru Lahir di Palembang Bakal Langsung Dapat Akta Kelahiran

12 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Kolaborasi Wujudkan Energi Terbarukan, Pasar Kepandean Serang Jadi Pasar Energi Berdikari

12 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Karhutla Sumsel Meningkat, Dinkes Waspadai Lonjakan ISPA pada Agustus

12 Agustus 2026 - 16:17 WIB

Sidang 25 Media, Hakim Minta Penggugat Hadir: Tak Datang, Pembuktian Jalan Terus

12 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Trending di News