Menu

Mode Gelap

News

Sumsel Siaga Hadapi Ancaman Karhutla 2026, BPBD Gelar Rakor Lintas Instansi

badge-check


Sumsel Siaga Hadapi Ancaman Karhutla 2026, BPBD Gelar Rakor Lintas Instansi Perbesar

Palembang — Pemerintah Provinsi  (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) mulai mengintensifkan langkah antisipasi menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026. Hal ini ditandai dengan rapat koordinasi penetapan status siaga darurat yang digelar di Kantor BPBD Sumsel, Senin (20/4/2026).

Rapat yang dipimpin langsung Kepala Pelaksana BPBD Sumsel, Muhammad Iqbal Alisyahbana, menjadi langkah awal dalam menyatukan strategi lintas sektor guna menghadapi musim rawan karhutla.

Pertemuan tersebut melibatkan berbagai unsur penting, mulai dari TNI, Polri, hingga lembaga teknis dan instansi vertikal. Di antaranya Korem 044 Gapo, Lanud Sri Mulyono Herlambang, BMKG, Basarnas, hingga pihak bandara seperti Angkasa Pura II dan AirNav.

Selain itu, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumsel juga turut hadir, seperti Dinas Kehutanan, Dinas Perkebunan, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, hingga Satpol PP dan Diskominfo. Keterlibatan lintas sektor ini dinilai krusial untuk memastikan kesiapsiagaan yang terintegrasi.

Rakor ini membahas kesiapan personel, sarana prasarana, serta langkah cepat dalam penanganan jika terjadi kebakaran hutan dan lahan, termasuk mitigasi dampak asap yang kerap mengganggu kesehatan masyarakat dan aktivitas transportasi.

Pemerintah daerah juga menyoroti pentingnya koordinasi sejak dini, mengingat pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa karhutla di Sumsel dapat berdampak luas, tidak hanya secara lingkungan tetapi juga ekonomi dan kesehatan.

Melalui rapat ini, BPBD Sumsel mendorong seluruh pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat patroli pencegahan, serta memastikan respons cepat apabila terjadi titik api di lapangan.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Sumatera Selatan tidak ingin kecolongan menghadapi musim kemarau tahun ini, dengan menempatkan upaya pencegahan sebagai prioritas utama sebelum bencana meluas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Memahami & Mendengar Aspirasi Masyarakat, Layanan SPBU diperkuat

15 September 2026 - 09:16 WIB

MT Mauhau Tuntaskan Misi Kemanusiaan, Serahkan 16 Korban Virgo Transport 8 kepada Basarnas

14 September 2026 - 18:42 WIB

Stok Golongan Darah AB dan B Langka, PMI Palembang Kejar Defisit 2.000 Kantong per Bulan

14 September 2026 - 17:14 WIB

Antrean BBM Subsidi Makassar Semakin Landai, 80 Persen SPBU Semakin Kondusif

14 September 2026 - 14:19 WIB

Tebar Jaring Kepiting Berujung Maut, Nelayan 64 Tahun Ditemukan Tewas

14 September 2026 - 11:54 WIB

Trending di News