Menu

Mode Gelap

News

Tiga Vaksin Gratis Jadi Syarat Wajib, Jemaah Haji Diminta Segera Lengkapi

badge-check


Rombongan jemaah haji kloter 6 Embarkasi Palembang. (ist)
Perbesar

Rombongan jemaah haji kloter 6 Embarkasi Palembang. (ist)

Palembang – Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, seluruh calon jemaah haji tahun ini diwajibkan menuntaskan tiga jenis vaksinasi sebagai syarat utama sebelum masuk embarkasi. Ketentuan ini mengacu pada regulasi terbaru dari Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Palembang, Emmilya Rosa, menyebutkan tiga vaksin yang wajib dipenuhi adalah COVID-19, Meningitis, dan Polio. Ketiganya menjadi persyaratan mutlak yang tidak bisa ditawar bagi setiap jemaah.

“Ketiga vaksin ini bersifat mandatori. Artinya, seluruh calon jemaah haji wajib sudah divaksin sebelum berangkat ke Tanah Suci,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Ia menegaskan, kebijakan ini merupakan langkah antisipasi terhadap potensi penyebaran penyakit, seiring adanya peningkatan kasus di Arab Saudi. Karena itu, pemerintah setempat kembali memperketat aturan kesehatan bagi jemaah dari berbagai negara.

Selain vaksin wajib, pemerintah juga menganjurkan dua vaksin tambahan, yakni Influenza dan Pneumonia. Meski tidak bersifat wajib, kedua vaksin ini dinilai penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh jemaah selama menjalankan ibadah haji.

“Yang direkomendasikan boleh diikuti, boleh juga tidak. Tapi yang tiga vaksin utama itu harus dipenuhi,” jelasnya.

Kabar baiknya, seluruh vaksin wajib tersebut diberikan secara gratis. Pelayanan vaksinasi dilakukan oleh Dinas Kesehatan kabupaten/kota melalui fasilitas kesehatan, termasuk Puskesmas di wilayah domisili jemaah.

Untuk mekanismenya, calon jemaah tidak perlu datang secara mandiri tanpa jadwal. Dinas Kesehatan setempat akan mengatur dan memanggil jemaah sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Jemaah sudah terdata, tinggal menunggu jadwal dari Dinkes masing-masing daerah. Datang sesuai jadwal dan tidak dipungut biaya,” katanya.

Saat ini, proses vaksinasi masih berlangsung di berbagai daerah di Sumatera Selatan. Pemerintah menargetkan seluruh jemaah telah menerima vaksin lengkap sebelum memasuki tahap keberangkatan.

“Ini menjadi syarat utama. Sebelum masuk embarkasi, 100 persen jemaah harus sudah mendapatkan tiga vaksin tersebut,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hasil RDP Komisi II DPR RI-Pansus Perkebunan DPRD Sumsel Putuskan Cabut HGU PT Melania

21 Mei 2026 - 19:13 WIB

Pemprov Sumsel Kirim Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Kebakaran di Pagar Gunung

21 Mei 2026 - 16:17 WIB

Sultan Muda Goes to Lahat, BSB Dorong Anak Muda Jadi Penggerak UMKM Berdaya Saing

21 Mei 2026 - 16:03 WIB

Dongkrak Digitalisasi UMKM, Bank Sumsel Babel Gelar Promo Belanja Rp157 Spesial HUT Lahat ke-157

21 Mei 2026 - 15:59 WIB

Tengah Malam, Dua Gajah Liar Masuk Permukiman Warga Air Sugihan OKI

21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Trending di News