Muara Enim — Sebanyak enam nama masuk dalam penjaringan calon Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Muara Enim pada pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar Sabtu, 18 April 2026 di Hotel Griya Serasan.
Enam nama tersebut selanjutnya akan mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) sebelum Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB menetapkan komposisi kepengurusan definitif.
Dalam Muscab tersebut, DPP PKB telah melakukan pemetaan terhadap enam kader yang masuk dalam penjaringan calon Ketua DPC PKB Muara Enim, yakni Anggota DPRD Provinsi M. Chandra, SH yang juga mantan ketua, kemudian Farhah, Desi Riana, M. Pasma Ajiansyah, Yunizarbdan Septi Aksiadi.
Tahapan selanjutnya, keenam nama tersebut akan mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang dijadwalkan pada 25 April 2026 di Kantor DPW PKB Sumatera Selatan (Sumsel) di Palembang. Hasil UKK tersebut nantinya akan dibawa ke DPP PKB di Jakarta sebagai dasar penentuan struktur kepengurusan DPC PKB Muara Enim.
Perwakilan DPP PKB, Zainul Munasichin, yang juga Anggota DPR RI Komisi IX sekaligus Ketua Lembaga Kaderisasi Nasional DPP PKB, menegaskan bahwa proses penjaringan dilakukan secara demokratis dengan pendekatan musyawarah mufakat.
Menurutnya, penjaringan bukanlah tahap penentuan akhir, melainkan bagian dari proses pemetaan kader terbaik yang akan dipertimbangkan oleh DPP.
“Penjaringan ini bukan untuk menentukan, tetapi sebagai pendekatan demokrasi melalui musyawarah mufakat. Demokrasi yang terbuka dan dinamis akan memperkuat soliditas kader dan membawa PKB menjadi inspirasi bagi partai politik lainnya,” katanya.
Ia berharap seluruh kader tetap solid dan menjadikan proses Muscab sebagai momentum untuk membawa PKB semakin maju dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Muara Enim, Edison dalam sambutannya menegaskan bahwa Muscab merupakan momentum penting dalam memperkuat organisasi dan kepemimpinan partai.
“Musyawarah Cabang ini adalah momentum penting dalam memperkuat organisasi, memperkokoh kepemimpinan, serta meneguhkan komitmen untuk terus berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Edison.
Ia berharap Muscab dapat menghasilkan kepemimpinan yang solid, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Kepemimpinan yang lahir dari proses demokratis akan menjadi fondasi kuat bagi PKB Muara Enim untuk terus maju,” tambahnya.
Lebih lanjut, Edison menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan partai politik dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, terdapat sejumlah isu prioritas yang membutuhkan sinergi bersama, seperti peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi lokal.
“Semoga Muscab ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, melahirkan gagasan segar, serta menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa PKB Muara Enim semakin maju dan berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
Pelaksanaan Muscab PKB di Muara Enim merupakan bagian dari Muscab serentak yang dilaksanakan di 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan. Kegiatan tersebut turut dihadiri para kader, simpatisan, serta perwakilan partai politik lainnya.















