Menu

Mode Gelap

News

Warga Semarang Tanyakan Pempek ke Wali Kota Palembang

badge-check


Warga Semarang Tanyakan Pempek ke Wali Kota Palembang Perbesar

“Pempeknya mana?” ujar seorang warga Semarang. Pertanyaan ini kerap dilontarkan warga kepada Tim Pawai Budaya Pemerintah Kota Palembang di sepanjang jalur gelaran Pawai Budaya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Apeksi 2019 di Semarang, Rabu (3/7).

Iringan tim Kota Palembang di awali dengan ditampilkannya busana kreasi adaptasi dari pakaian tradisional khas Palembang yang digunakan Nayla, siswa kelas VIII SMPN 50 Palembang. Selanjutnya diiringi Bujang dan Gadis Palembang, serta Cek Bagus dan Cek Ayu Palembang.

Sebagai pamungkasnya, tim menampilkan Tari Songket dihadapan para tamu VIIP. Tak ketinggalan, pempek sebagai ikon kuliner Palembang turut disuguhkan kepada tamu kehormatan saat itu. Walikota Palembang Harnojoyo memimpin langsung Tim Pawai Budaya Kota Palembang dengan busana tradisional khas Palembang.

Harnojoyo memberikan apreasiasi atas penampilan Tim Pawai Budaya Kota Palembang. Menurutnya apa yang ditampilkan merupakan salah satu wujud khasanah budaya Palembang yang harus dilestarikan. .

“Saya merasa bangga melihat antusias warga terhadap penampilan tim Palembang. Apalagi pempek sebagai kuliner khas Palembang sangat dikenal masyarakat Semarang, terbukti dengan banyaknya pertanyaan warga,” ujarnya.

Tim Pawai Budaya Kota Palembang pada Rakernas Apeksi di Semarang ini berjumlah sekitar 100 orang berbusana adat khas Palembang. Para peserta perempuan mengenakan songket lengkap, sementara peserta laki-laki menggunakan beskap lengkap dengan songket dan tanjak.

“Kuliner kita membawa Kota Palembang menjadi kota kreatif 2019 dari Bekraf RI. Oleh karena itu kita suguhkan pempek di panggung utama,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Isnaini Madani.

Di depan panggung utama kontingen pawai Kota Palembang menampilkan tari kreasi bertajuk Tari Songket. Selain itu rombongan juga menampilkan busana kreasi yang merupakan modifikasi dari pakaian tradisional khas Palembang sebagai ikon pawai. Rombongan juga bersama Bujang Gadis Palembang, serta Cek Bagus dan Cek Ayu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Herman Deru Resmikan Car Free Day di Jembatan Ampera, Dorong Budaya Sehat dan Penguatan Ekonomi Masyarakat

14 Juni 2026 - 19:06 WIB

Sambut HUT ke-1343, Pemkot Palembang Percantik Rumah Warga di Tepian Sungai Musi

14 Juni 2026 - 13:13 WIB

Car Free Day Palembang Resmi Berlaku Setiap Minggu Pagi

14 Juni 2026 - 13:10 WIB

Lewat Pertapreneur Aggregator, Pertamina Cetak 10 UMKM Champion Berdaya Saing Internasional

14 Juni 2026 - 11:35 WIB

Pengumuman Prematur Hasil Seleksi KPID Sumsel Diduga Bentuk Upaya Pengamanan Kader dan Titipan Parpol

14 Juni 2026 - 11:22 WIB

Trending di News