OKI – Usia senja tak menjadi penghalang bagi H. Ahyar (73) dan Bontet (66) untuk kembali membuka lembaran kehidupan bersama. Dua warga Kedukan, Kecamatan SP Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, itu resmi menikah pada 29 Agustus 2026.
Pernikahan pasangan lanjut usia tersebut menarik perhatian warga bukan hanya karena usia keduanya, tetapi juga mahar yang diberikan Ahyar kepada Bontet.
Dalam pernikahan tersebut, Ahyar memberikan mahar berupa emas tiga suku atau sekitar 20,1 gram, uang tunai Rp10 juta, serta sebidang sawah seluas lima lineng.
Pernikahan keduanya kemudian menjadi perbincangan setelah video prosesi pernikahan diunggah oleh seorang makeup artist (MUA) bernama Citra. Dalam video tersebut, Ahyar dan Bontet tampak bersanding mengenakan busana pengantin berwarna merah.
Citra menyebut pernikahan tersebut menjadi salah satu pengalaman yang berkesan selama dirinya merias pengantin. Pasalnya, pasangan yang diriasnya memiliki usia yang jauh berbeda dari pasangan pengantin pada umumnya.
“Kak ini baru pengantenku terpakem sepanjang aku ngiasi penganten betino umur 66th, yang penganten lanang 73th dengan maharnyo emas 3 suku (20,1 gr), uang 10jt, tanah sawah 1 bidang (5 lineng),” tulis Citra dalam unggahannya.
Kepala Desa Terusan Menang, Riril, membenarkan kabar pernikahan tersebut. Menurutnya, pernikahan Ahyar dan Bontet memang sempat menjadi perhatian masyarakat karena mahar yang diberikan cukup besar.
“Memang sempat menghebohkan karena permintaan mahar yang cukup banyak dan ramai dihadiri tamu dan undangan,” ujar Riril.
Namun, di balik kemeriahan pernikahan tersebut, terdapat kisah sederhana mengenai dua orang yang memilih untuk menjalani masa tua bersama.
Riril menjelaskan, Ahyar dan Bontet sebelumnya merupakan tetangga. Keduanya kemudian dijodohkan hingga akhirnya sepakat untuk membangun rumah tangga.
Setelah resmi menikah, Ahyar kini tinggal bersama Bontet.
Menurut Riril, keputusan keduanya menikah menunjukkan bahwa keinginan untuk memiliki pendamping hidup tidak mengenal batas usia. Keduanya memilih menjalani kehidupan bersama dibandingkan melewati masa tua seorang diri.
“Usia yang tidak muda lagi tapi tak ingin menghabiskan masa tua sendiri,” jelasnya.
Ia mengatakan, pernikahan pasangan lansia tersebut menjadi salah satu peristiwa yang cukup menarik perhatian warga dan bahkan disebut sebagai pernikahan lansia yang paling menghebohkan di wilayahnya sepanjang tahun ini.
Riril pun berharap rumah tangga Ahyar dan Bontet dapat berjalan langgeng serta memberikan kebahagiaan bagi keduanya di masa tua.
“Semoga saja pernikahan mereka langgeng,” katanya.









