Menu

Mode Gelap

News

Program Rumah Tahfidz Dapat Apresiasi Warga Sumsel

badge-check


Program Rumah Tahfidz Dapat Apresiasi Warga Sumsel Perbesar

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan terus berupaya membangun, bukan saja sarana fisik melainkan juga pembangunan mental spiritual melalui bidang keagamaan untuk mewujudkan masyarakat yang religius, beriman dan bertakwa serta berahlak mulia. Salahsatunya melalui program Rumah Tahfidz dipenjuru Bumi Sriwijaya. 

Guna mempercepat terealisasinya program tersebut Gubernur Herman Deru mengkukuhkan Pengurus Lembaga Pembinaan Rumah Tahfidz se Sumsel sekaligus membuka Rapat Koordinasi Pendataan Rumah Tahfidz Kab/Kota dan mengukuhkan Pengurus Lembaga Pembinaan Rumah Tahfidz Sumatera Selatan, periode 2019-2023 di Ballroom Hotel Alts, Rabu (27/11) malam.

Herman Deru mengatakan, ketika Program Rumah Tahfidz di dengungkan antusias masyarakat umat muslim di Sumsel sungguh luar biasa dalam menyambut program tersebut.

“Ketika Rumah Tahfidz ini saya dengungkan setiap penjuru Sumatera Selatah. Masyarakat, umat muslim menyambutnya sungguh luar biasa. Harapan saya setalah ini resmi dikukuhkan, semuanya dapat berjalan untuk menumbuh kembangkan rumah tahfidz di penjuru Sumsel. Dimana selaras dengan program HDMY untuk mendirikan satu desa satu rumah tahfidz,” tegasnya.

Sebagai Bapak Rumah Tahfidz, Herman Deru mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Lembaga Pembinaan Rumah Tahfidz baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Dimana Sumsel adalah Provinsi pertama di Indonesia yang punya lembaga pengurus Rumah Tahfidz yang dikoordinir secara terstruktur dengan baik.

“Semoga apa yang kita inginkan akan dapat terealisasi dan cita-cita kita menjadikan Sumsel yang religius sehingga mampu menghasilkan generasi muda yang mampu membaca dan menjadi penghapal serta cinta Al-Quran,” tegasnya.

Sementara  Plt. Kepala Biro (Karo) Kesra Setda Provinsi Sumsel M. Iqbal Alisyabhana dalam laporannya mengatakan, rapat Koordinasi Dalam Rangka Pendataan Registrasi Rumah Tahfidz Kabupaten/Kota se Sumsel merupakan ide murni dari Gubernur yang dituangkan dalam arah kebijakan RPJMD Mewujudkan Satu Desa Satu Rumah Tahfizd di seluruh pelosok Sumsel.

Rakor ini lanjut dia akan  dimulai dari tanggal 27-29 November 2019, bertempat di hotel ALTZ dengan Tema “Melalui Program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz Kita Tingkatkan Genesi Muda Sumatera Selatan yang dan Mampu Menghafal, Memahami Mengamalkan Al Quran”.

Rakor ini dimaksudkan sebagai wahana konsolidasi dan pendataan ulang Penyelengaraan kegiatan Tahfiz Al Quran yang ada di Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan, baik yang sudah teregistrasi maupun yang belum teregistrasi.

“Data ini nantinya akan menjadi bahan kajian Kebijakan Pemerintah Pemprov Sumsel dalam menentukan langkah-langkah Strategis Program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz kedepannya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bermula dari Cekcok di Sekolah, Kasus Dugaan Kekerasan terhadap Siswa SD di Palembang Dilaporkan ke Polisi

4 Juni 2026 - 13:38 WIB

Antrean Solar Kembali Jadi Sorotan, Herman Deru Sebut Pasokan dan Permintaan Belum Seimbang

4 Juni 2026 - 13:01 WIB

Polisi Ringkus Dua Pelaku Pembunuhan Sopir Truk di Palembang, Satu DPO

4 Juni 2026 - 11:57 WIB

Prabowo Tekankan Integritas dan Akuntabilitas dalam Pelaksanaan Program MBG

4 Juni 2026 - 11:37 WIB

Feby Herman Deru Monitoring 10 Program Pokok PKK di Muratara, Resmikan Galeri UMKM dan Tinjau Stand UP2K

4 Juni 2026 - 11:02 WIB

Trending di News