OKU Selatan – Kematian tragis staf Sekretariat Bawaslu OKU Selatan, Maria Simaremare (39), mulai menemukan titik terang. Polisi memastikan adanya indikasi kuat tindak kriminal di balik peristiwa yang menggemparkan warga tersebut.
Maria diketahui ditemukan tak bernyawa di kediamannya di Perumahan Bukit Berlian, Dusun I, Desa Pelangki, Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, pada Rabu pagi (25/3/2026). Awalnya, kasus ini menyisakan tanda tanya besar, namun perkembangan terbaru mengarah pada dugaan kuat adanya aksi kejahatan.
Kasatreskrim Polres OKU Selatan, AKP Anton L. Sinaga, mengungkapkan bahwa hasil penyelidikan sementara menunjukkan adanya indikasi korban meninggal akibat tindakan kriminal.
“Memang ada indikasi korban tewas karena adanya tindakan kriminal, namun untuk memastikan dugaan tindak pidananya masih kami dalami,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Petunjuk penting juga ditemukan di lokasi kejadian perkara (TKP). Polisi mendapati sejumlah barang berharga milik korban hilang, yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Barang-barang yang belum ditemukan antara lain satu unit sepeda motor Honda Beat, satu laptop, serta dua unit telepon genggam. Hilangnya barang-barang ini semakin menguatkan dugaan bahwa peristiwa tersebut bukan kematian biasa.
Meski demikian, penyidik masih bekerja keras untuk mengungkap rangkaian kejadian secara utuh, termasuk memastikan apakah dugaan tindak kriminal terjadi sebelum atau setelah korban meninggal dunia.
“Waktu pasti terjadinya peristiwa masih kami dalami, termasuk motifnya,” kata Anton.
Sejauh ini, lima orang saksi telah diperiksa guna mengumpulkan keterangan yang dapat membantu mengungkap kasus tersebut. Namun, motif di balik kematian korban masih menjadi misteri.
Polisi menegaskan akan terus melakukan penyelidikan secara intensif hingga kasus ini terungkap secara terang benderang.
“Tim masih bekerja melakukan pendalaman lebih lanjut,” tegasnya.













