Menu

Mode Gelap

News

14 Korban Tewas Bus ALS di Muratara Berhasil Teridentifikasi, Berikut Nama-namanya

badge-check


Konferensi pers yang diadakan di RS Bhayangkara/Anyelir.
Perbesar

Konferensi pers yang diadakan di RS Bhayangkara/Anyelir.

Palembang— Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumsel bersama Mabes Polri berhasil mengidentifikasi 14 korban tewas dalam kecelakaan maut Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki BBM di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Sementara itu, tiga jenazah lainnya hingga kini masih dalam proses pencocokan DNA lantaran kondisi tubuh korban mengalami luka bakar berat akibat kebakaran hebat usai tabrakan.

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana mengatakan proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan tim DVI Polda Sumsel dan Mabes Polri.

“Alhamdulillah, sebagian besar korban sudah berhasil diidentifikasi dan telah diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Rony saat konferensi pers di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang, 15 Mei 2026.

Dari total korban meninggal, sebagian besar merupakan penumpang Bus ALS. Polisi menyebut proses identifikasi cukup sulit karena banyak korban mengalami luka bakar hingga 100 persen. Tim forensik harus melakukan pemeriksaan ante mortem dan post mortem, termasuk pencocokan DNA dengan keluarga inti korban.

Adapun 14 korban yang telah berhasil diidentifikasi di antaranya:

1. Aldi Setiawan bin Anwarudin. (penumpang Bus ALS)

2. Hj Syamsia Bachri binti Samaah (penumpang Bus ALS)

3. Zulpan Effendi bin Gusti Palungun

4. Agustina Maharani binti Kambali (penumpang Bus ALS/istri Aldi Sulistiawan)

5. Martoni bin Mardoni (penumpang Mobil Tangki Seleraya, warga Musi Rawas Utara)

6. Aryanto bin Yasin (pengemudi Mobil Tangki Seleraya, warga Lubuk Linggau)

7. Klinton Wardana Marbun bin Dohar Saut Marbun

8. Bahrul Ulum

9. Syafruddin NST

10. Alif Supriyantin (pengemudi Bus ALS, warga Jawa Tengah)

11. Budiyanto

12. Abella Zea Septiana (penumpang Bus ALS/anak Aldi dan Maharani)

13. Zulkifli bin Hasan (penumpang Bus ALS)

14. Sukono (penumpang Bus ALS)

Korban yang belum teridentifikasi:

1. Saf (50), kenek Bus ALS, warga Medan.

2. Maleh (42), kru Bus ALS, warga Medan.

3. Relodo, penumpang Bus ALS.

Sedangkan korban yang meninggal saat perawatan di RS Bhayangkara yakni

1. Muhammad Fahrul Hubaidi (31), warga Tegal.

2. Jumiatun (35), warga Pati, Jawa Tengah

Adapun korban yang selamat yaitu

1. Ngadiono (44), warga Pati, Jawa Tengah (Perawatan RS Bhayangkara)

2. M. Fadli bin Ibrahim (30), kenek Bus ALS, warga Riau

Kecelakaan maut tersebut terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026 siang. Bus ALS yang melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi diduga mengambil jalur berlawanan saat berusaha menghindari lubang jalan sebelum akhirnya bertabrakan dengan truk tangki BBM dari arah berlawanan. Benturan keras memicu kebakaran hebat yang melahap kedua kendaraan.

Seiring bertambahnya korban meninggal dunia dari penumpang yang sempat dirawat intensif, total korban tewas dalam tragedi tersebut kini mencapai 19 orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Peduli Dirikan Posko Medis Gratis 24 Jam, Lebih Dekat dengan Korban Gempa di Reok NTT

24 Agustus 2026 - 04:33 WIB

Pemkot Palembang Prioritaskan Kesehatan Siswa dan ASN di Tengah Dinamika Kualitas Udara

23 Agustus 2026 - 21:46 WIB

Respons Cepat Dampak Asap, Pemkot Palembang Siapkan 10 Ribu Masker dan Siagakan Layanan Kesehatan

23 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Meriahkan HUT ke-81 RI, Pemkot Palembang Gelar Padel Championship Wali Kota Cup 2026

22 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Pertamina Peduli Salurkan Bantuan bagi 534 Penyintas Gempa di Kecamatan Palue, NTT

22 Agustus 2026 - 19:28 WIB

Trending di News