Palembang – Seorang anggota Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan menjadi korban pembegalan saat menjalani pekerjaan sampingan sebagai pengemudi ojek pangkalan di Kota Palembang. Korban mengalami sejumlah luka setelah diserang oleh penumpangnya.
Anggota polisi tersebut diketahui bernama Aiptu Januardo Eko Satria, yang bertugas di Biddokkes Polda Sumatera Selatan. Peristiwa pembegalan terjadi pada Jumat, 7 Agustus 2026, sekitar pukul 03.00 WIB.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, saat kejadian korban sedang mencari penghasilan tambahan dengan bekerja sebagai ojek pangkalan.
“Korban ini selain berdinas sebagai anggota Polri juga bekerja sambilan sebagai ojek pangkalan,” ujar Nandang, Selasa (11/8/2026).
Antar Dua Penumpang ke Jalan Inspektur Marzuki
Sebelum kejadian, Aiptu Januardo mengantarkan dua penumpang yang terdiri dari seorang pria dan seorang perempuan. Keduanya dibawa dari kawasan Jalan Soekarno-Hatta menuju sekitar SD Negeri 25 yang berada di Jalan Inspektur Marzuki, Palembang.
Setibanya di lokasi tujuan, korban kemudian meminta bayaran atas jasa ojek kepada kedua penumpang tersebut. Namun, permintaan pembayaran itu disebut tidak dipenuhi hingga akhirnya terjadi perselisihan.
“Sesampainya di lokasi, korban meminta pembayaran jasa ojek kepada kedua penumpang tersebut, namun tidak dibayarkan sehingga terjadi adu mulut dan keributan,” jelas Nandang.
Keributan tersebut kemudian berujung pada aksi kekerasan. Salah satu terduga pelaku mengambil balok kayu yang berada di sekitar lokasi kejadian dan menggunakannya untuk memukul kepala korban. Tak hanya itu, korban juga ditusuk sebanyak empat kali pada bagian perut.
Motor Honda Beat Milik Polisi Ikut Dibawa
Akibat serangan tersebut, Aiptu Januardo mengalami sejumlah luka. Di antaranya luka tusuk pada bagian perut, lebam di bagian wajah kanan dan kiri, serta luka robek pada telapak tangan sebelah kiri.
Setelah melakukan kekerasan, para terduga pelaku juga membawa sepeda motor Honda Beat berwarna putih milik korban.
“Melakukan kekerasan terhadap korban, terduga pelaku juga membawa sepeda motor Honda Beat warna putih milik korban,” kata Nandang.
Tiga Terduga Pelaku Diamankan
Polisi kemudian melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.
Ketiganya masing-masing Feri Irawan (35), Fauzi Sukri (60), serta seorang perempuan bernama Fitrianti. Fauzi Sukri diketahui merupakan ayah dari Feri Irawan.
Ketiga terduga pelaku saat ini telah diamankan di Polrestabes Palembang. Polisi masih melakukan proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus pembegalan terhadap anggota polisi tersebut.
“Para pelaku kini telah diamankan di Polrestabes Palembang guna proses hukum lebih lanjut,” tutup Nandang.









