PALEMBANG — Pencarian terhadap Azawani (64), pria lanjut usia yang dilaporkan tenggelam di Sungai Musi, Palembang, berakhir pada Jumat (23/10/2026). Setelah dua hari penyisiran, tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 2 kilometer dari lokasi awal kejadian.
“Korban ditemukan sekitar pukul 12.40 WIB di perairan Sungai Musi, tepatnya di sekitar kawasan Jembatan Musi IV. Setelah ditemukan, tim segera mengevakuasi jenazah dan membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk penanganan lebih lanjut,”kata Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, Jumat (23/10/2026).
Raymond turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengapresiasi seluruh pihak yang membantu proses pencarian hingga korban ditemukan.
Area Pencarian Mencapai 6 Kilometer Persegi
Selama operasi berlangsung, tim SAR gabungan menyisir permukaan Sungai Musi secara visual. Area pencarian mencapai sekitar 6 kilometer persegi yang dibagi menjadi dua sektor untuk memperluas jangkauan penyisiran.
“Petugas mengerahkan kapal Rigid Inflatable Boat (RIB) dan perahu karet untuk mendukung pencarian di sekitar lokasi kejadian hingga area yang lebih jauh dari titik awal korban dilaporkan tenggelam,”kata dia.
Operasi tersebut melibatkan Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI Angkatan Laut, Polairud, PMPB, PMI, serta masyarakat setempat.
Kerja sama antarpersonel menjadi bagian penting dalam upaya pencarian, mengingat area operasi berada di aliran Sungai Musi yang membutuhkan penyisiran secara terkoordinasi.
“Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, operasi pencarian dinyatakan selesai,”kata dia.
Masyarakat Diimbau Utamakan Keselamatan
Kantor SAR Palembang menyampaikan duka cita atas meninggalnya Azawani. Basarnas juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar sungai maupun perairan lainnya.
“Masyarakat diminta memperhatikan kondisi arus dan menghindari tindakan berisiko yang dapat membahayakan keselamatan jiwa,”kata dia.









