Menu

Mode Gelap

News

Dana Asing Ramai-ramai ke China, Bagaiamana Cadangan Devisa RI?

badge-check


Dana Asing Ramai-ramai ke China, Bagaiamana Cadangan Devisa RI? Perbesar

Ada magnet besar di China yang akan menarik dana investor global. Sebab Global index compiler MSCI menaikan dua kali lipat bobot investasi di China. Hal itu patut diantisipasi juga untuk menjaga cadangan devisa Indonesia.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengatakan, pihaknya melihat akan adanya aliran dana portofolio investor yang besar ke China.

“Ada masuknya China ke dalam global index yang sehingga China juga menjadi salah satu sasaran investasi portofolio bagi beberapa investor besar,” terangnya.

BI mencatat cadangan devisa Indonesia pada akhir Agustus 2019 sebesar US$ 126,4 miliar atau naik US$ 500 juta dibandingkan periode Juli US4 124,9 miliar. Destry bilang, naiknya cadangan devisa yang tidak begitu besar lantaran arus masuk dana asing (inflow) dari investasi di pasar modal dan obligasi di Agustus sedikit terganggu.

“Kita mesti melihat juga pola yang terjadi. Memang kemarin naiknya juga enggak besar banget. Karena memang kita lihat sumbernya tergantung, kita sumbernya dari inflow, portfolio di Agustus agak tersendat. Kemudian musim pembayaran bunga sudah lewat, biasanya di Juni dan Juli,” jelasnya.

Meski begitu, menurut Destry cadangan devisa itu masih dalam level yang aman. Angka itu masih setara dengan pembiayaan 7,4 bulan impor atau 7,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Kalau melihat prospek ke depan dengan kondisi global seperti sekarang, inflow kita masih bisa expect. Tapi memang mungkin tidak akan sederas 6 bulan pertama. Kita engga mungkin sampai ke sana,” tambahnya.

Destry menjelaskan untuk sisa waktu sampai akhir tahun ini ada beberapa hal yang memungkinkan arus dana asing sedikit tersendat. Pertama, masih tergantung dari suku bunga acuan Bank Sentral AS.

“Kalau sesuai expect market, market juga reaksi mereka akan positif,” tambahnya.

Meski begitu, Destry menekankan bahwa BI akan tetap melakukan berbagai upaya untuk menjaga pasar. Cadangan devisa RI juga akan dijaga pada level yang dianggap aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Percepat Pengembangan Ekosistem SAF, Perkuat Kolaborasi Menuju Penerbangan Rendah Emisi

22 Juli 2026 - 17:06 WIB

Ratu Dewa Dukung Rencana Kegiatan Bakti Sosial yang akan Digelar GUIM

22 Juli 2026 - 16:31 WIB

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, Pimpin Rapat Evaluasi Seluruh Kinerja Pejabat di Lingkup Pemkot Palembang

22 Juli 2026 - 16:26 WIB

Peringati Hari Anak Nasional, Pertagas Bekali Siswa SDN 71 Prabumulih Keterampilan Tanggap Bencana

22 Juli 2026 - 14:11 WIB

Kemenhut Gelar OMC di Sumsel Selama 12 Hari untuk Cegah Karhutla

22 Juli 2026 - 10:28 WIB

Trending di News