Menu

Mode Gelap

News

Empat Helikopter Water Bombing Berjibaku Padamkan 12 Titik Karhutla di Sumsel

badge-check


Upaya pemadaman karhutla melalui water bombing di Sumsel. (foto: BPBD Sumsel)
Perbesar

Upaya pemadaman karhutla melalui water bombing di Sumsel. (foto: BPBD Sumsel)

Palembang – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan terus digencarkan. Meski sebagian besar titik api berhasil dikendalikan, tim gabungan masih berjibaku memadamkan kebakaran di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Muara Enim yang hingga Sabtu (25/7/2026) masih menyisakan kobaran api dan asap.

Berdasarkan hasil patroli udara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel mendeteksi 12 titik kebakaran yang tersebar di delapan kabupaten/kota. Lokasi tersebut berada di Banyuasin, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Palembang, Ogan Komering Ulu (OKU), dan OKU Timur.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan pemadaman dilakukan secara terpadu melalui jalur darat dan udara dengan mengerahkan empat helikopter water bombing.

“Tim patroli udara menemukan 12 titik api di berbagai wilayah. Pemadaman dilakukan oleh satgas darat dan didukung empat helikopter water bombing,” ujarnya.

Operasi udara difokuskan pada sejumlah wilayah dengan tingkat ancaman tinggi. Di Kecamatan Gandus, Palembang, helikopter menjatuhkan air sebanyak 26 kali hingga berhasil memadamkan kebakaran di lahan seluas sekitar dua hektare.

Di Kabupaten Banyuasin, pemadaman dilakukan di Tanjung Menang dan Rantau Bayur. Kebakaran di Tanjung Menang berhasil dipadamkan setelah 17 kali penyiraman dari udara, sementara di Rantau Bayur api berhasil dikendalikan usai 18 kali water bombing. Dua helikopter lainnya turut memperkuat operasi di kawasan tersebut dengan total 31 kali penyiraman tambahan.

Operasi serupa juga dilakukan di Muara Kuang dan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir. Kebakaran di Muara Kuang berhasil dipadamkan setelah helikopter melakukan sejumlah penyiraman, sedangkan di Rantau Alai dilakukan 11 kali water bombing untuk mencegah api meluas.

Di Kabupaten OKU Timur, kebakaran seluas dua hektare berhasil dipadamkan setelah helikopter menjatuhkan air sebanyak 32 kali.

Namun, kondisi berbeda masih terjadi di Kabupaten OKI. Kebakaran lahan gambut seluas sekitar dua hektare di Desa Tulung Selapan belum sepenuhnya padam. Meski api berhasil dikendalikan, lahan masih mengeluarkan asap sehingga petugas akan melanjutkan proses mopping up untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

Sementara itu, di Kabupaten Muara Enim, kebakaran di Kecamatan Gelumbang berhasil dipadamkan. Namun, di wilayah Sungai Rotan, api masih menyala di lahan seluas sekitar lima hektare. Hingga kini, petugas baru mampu memadamkan sekitar satu hektare sehingga operasi pemadaman akan terus dilanjutkan.

“Tim satgas gabungan terus melakukan pemadaman agar api tidak meluas. Sumber air diambil dari kanal yang berada di sekitar lokasi. Saat ini api masih menyala dan penanganan akan diteruskan,” kata Sudirman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Patra Niaga Berkomitmen Memperkuat Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program CSR di Jabar

25 Juli 2026 - 22:02 WIB

Dikira Duel Senjata Tajam, Polisi Sebut Remaja di Palembang Gunakan Potongan Pipa

25 Juli 2026 - 20:52 WIB

Usai Pelajar Tewas Terlindas Truk, Herman Deru Minta Amdal Lalin Jalan Mayor Zen Dievaluasi

25 Juli 2026 - 20:50 WIB

Prabowo Sebut Wartawan hingga LSM ‘Londo Ireng’, AJI dan Amnesty Layangkan Kritik

25 Juli 2026 - 20:27 WIB

Disnakertrans Musi Banyuasin Perkuat Sinergi Ciptakan SDM Unggul dan Lapangan Kerja Bagi Generasi Muda

25 Juli 2026 - 14:00 WIB

Trending di News