Menu

Mode Gelap

News

Ketua TP PKK Palembang Dorong Penguatan Keluarga Adaptif dan Tangguh di Tingkat Kelurahan

badge-check


Ketua TP PKK, Dewi Sastarani, menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) program di Kelurahan Sri Mulya, Kecamatan Sematang Borang/ist. Perbesar

Ketua TP PKK, Dewi Sastarani, menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) program di Kelurahan Sri Mulya, Kecamatan Sematang Borang/ist.

Palembang– Upaya membangun ketahanan keluarga kembali menjadi sorotan. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, menegaskan bahwa keluarga memiliki peran vital dalam menghadapi dinamika zaman yang terus berkembang.

Hal tersebut disampaikan Dewi saat menghadiri kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) program di Kelurahan Sri Mulya, Kecamatan Sematang Borang. Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa keluarga bukan hanya unit terkecil masyarakat, tetapi juga fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul.

Menurutnya, kemajuan teknologi dan perubahan sosial menuntut keluarga untuk lebih adaptif. Namun, nilai-nilai moral dan akhlak tetap harus menjadi pegangan utama dalam kehidupan sehari-hari.

“Perubahan zaman tidak bisa kita hindari. Karena itu, keluarga harus mampu menyesuaikan diri tanpa meninggalkan nilai-nilai kebaikan. Keluarga yang sehat dan harmonis akan menjadi benteng menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.

Dewi juga menegaskan bahwa kegiatan monev bukan sekadar agenda rutin, melainkan instrumen penting untuk mengevaluasi efektivitas program di lapangan. Melalui kegiatan ini, berbagai kendala yang dihadapi kader dapat diidentifikasi sekaligus dicarikan solusi yang tepat.

“Di sinilah kita bisa melihat langsung apa saja hambatan yang terjadi, lalu bersama-sama menyusun langkah perbaikan agar program berjalan optimal,” jelasnya.

Dalam arahannya, ia turut mendorong penguatan kembali peran kelompok Dasawisma di Kelurahan Sri Mulya. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan program percontohan di Kecamatan Sematang Borang dapat berjalan maksimal dan terpantau secara menyeluruh.

Selain itu, Dewi mengingatkan pentingnya sinergi antara kader PKK dan masyarakat di tingkat RT dan RW. Ia berharap para kader dapat lebih aktif turun ke lapangan dan membangun komunikasi dengan warga.

“Kita ingin Kelurahan Sri Mulya menjadi contoh yang baik. Jika berhasil, program ini bisa diterapkan di wilayah lain di Kota Palembang,” tambahnya.

Melalui kolaborasi yang solid antara kader dan masyarakat, program Keluarga Sehat, Tanggap, dan Tangguh Bencana diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus memperkuat ketahanan sosial di tengah berbagai tantangan yang ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penerbangan Palembang-Jakarta Kembali Normal, 10.624 Penumpang Sempat Terdampak

8 September 2026 - 18:08 WIB

Lahan HGU Tak Berulang Terbakar, Herman Deru Minta BPN Turun Tangan

8 September 2026 - 18:04 WIB

Herman Deru Dorong Vendor Lokal, Pasokan FAME Tersendat Bikin Biosolar Mengular

8 September 2026 - 18:02 WIB

Dampak Kabut Asap dan Meningkatnya ISPA, Wali Kota Palembang Alihkan KBM ke Pembelajaran Jarak Jauh Mulai 9 September

8 September 2026 - 17:59 WIB

Fakta Baru Kasus Banyuasin: Sebelum Dibunuh dan Ditemukan Tinggal Kerangka, Kakak-Beradik Sempat Diperkosa

8 September 2026 - 17:53 WIB

Trending di Headline