Palembang – Jumlah korban meninggal dunia dalam tragedi kecelakaan maut bus ALS dan truk tangki BBM di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel), kembali bertambah. Salah satu penumpang selamat yang sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Jumiatun, dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (15/5/2026).
Jumiatun sebelumnya mengalami luka bakar serius akibat kebakaran hebat yang terjadi setelah bus ALS bertabrakan dengan truk tangki BBM hingga memicu ledakan dan kobaran api besar.
“Iya benar. Selama beberapa hari terakhir, tim medis di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang terus berupaya menyelamatkan nyawa korban melalui penanganan intensif dan tindakan operasi. Namun kondisi korban terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia saat menjalani perawatan,”kata Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Kombes Pol dr Budi Susanto, Jumat (15/5/2026).
Diketahui, saat kecelakaan terjadi Jumiatun berada di dalam bus bersama suaminya, Nadiyono. Pasangan tersebut menjadi bagian dari penumpang yang terjebak saat api dengan cepat membakar badan bus usai benturan keras terjadi.
“Untuk perkembangan terbaru terkait identifikasi korban serta penanganan medis akan disampaikan secara resmi dalam konferensi pers bersama pihak kepolisian,”kata dia.
Pihak rumah sakit bersama tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumsel dan DVI Mabes Polri masih terus melakukan proses identifikasi terhadap sejumlah korban lain. Polisi juga masih mendalami penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.









