Menu ✖

Mode Gelap

Headline

Misteri Hilangnya Bos Sayur di Muba Terkuak: Dihabisi Karyawan Sendiri dan Terkubur di Ogan Ilir

badge-check


					Misteri Hilangnya Bos Sayur di Muba Terkuak: Dihabisi Karyawan Sendiri dan Terkubur di Ogan Ilir Perbesar

PALEMBANG — Teka-teki hilangnya seorang pria paruh baya berinisial J (54), warga Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, akhirnya terungkap.

Korban yang sempat dilaporkan hilang sejak Minggu (11/10/2026) ditemukan tewas terkubur di parit area perkebunan warga Desa Pematang Bangsal, Kecamatan Pemulutan Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, pada Rabu (4/11/2026) siang.

​Pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan dua terduga pelaku oleh Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan. Salah satu pelaku utama yang ditangkap di wilayah Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), ternyata merupakan karyawan korban sendiri di bidang perdagangan sayur.

​Kanit 5 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, AKP Novel Siswandi Kurniawan, menjelaskan kronologi penemuan jasad korban berdasarkan pengakuan para pelaku saat diperiksa penyidik.

​”Dua pelaku yang kami periksa mengakui telah mengubur jasad korban di sini. Sehingga, kami langsung menuju lokasi dan menemukan jasad korban,” ujar Novel Siswandi Kurniawan di lokasi penemuan, Rabu (4/11/2026).

​Dari hasil pemeriksaan sementara, pembunuhan dipicu oleh percekcokan saat korban dan pelaku berjanji untuk bertemu. Pelaku mengeksekusi korban tanpa menggunakan senjata tajam atau alat bantu.

​”Pelaku ini berjanji bertemu dengan korban, lalu terjadi cekcok dan lalu dibunuh. Menurut keterangan pelaku, dibunuhnya tidak menggunakan alat tapi menggunakan tangan,” kata Novel.

​Usai dihabisi, jasad korban diangkut dan dikubur di kawasan perkebunan Ogan Ilir untuk menghilangkan jejak. Melihat kondisi jenazah yang sudah mengalami pembusukan lanjut, polisi menduga korban sudah meninggal dunia lebih dari satu pekan sebelum ditemukan.

Jenazah korban langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara M Hasan Palembang untuk menjalani autopsi dan pemeriksaan forensik.

​Mengenai rumor yang beredar di masyarakat terkait dugaan motif rasa sakit hati akibat isu kejahatan seksual/sodomi, pihak kepolisian menegaskan masih mendalami fakta hukum yang sebenarnya.

​”Kami masih mendalami lebih jauh motifnya. Kami juga akan mengungkap peran masing-masing tersangka dalam kasus pembunuhan ini,” pungkas Novel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Saat Api Mengancam Sumber Penghidupan, Sumarni Tak Lupakan Bantuan yang Datang

6 November 2026 - 16:23 WIB

Pertamina Patra Niaga Gelar Grand Final Bright Gas Cooking Competition 2026, 9 Finalis Siap Adu Kreasi

6 November 2026 - 15:16 WIB

Menuju Umur 69 Tahun, Bank Sumsel Babel Ziarah dan Serap Semangat Pahlawan

6 November 2026 - 11:08 WIB

Datang Mendadak ke Rapat Kampung Bersinar, Ratu Dewa Tak Mau Perang Terhadap Narkoba Hanya Program Seremonial

5 November 2026 - 16:42 WIB

Zakat ASN Palembang Mengalir ke Modal Usaha Produktif: Penggerak Ekonomi Umat

5 November 2026 - 13:19 WIB

Trending di News