Menu ✖

Mode Gelap

News

Pemkot Palembang Buka Jalan UMKM Kemplang Menuju Pasar Dunia

badge-check


Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, saat menerima audiensi Perkumpulan Pengusaha Kemplang Kerupuk Palembang (PPKKP) di Ruang Audiensi Sekda, Jumat, 6 Februari 2026/ist. Perbesar

Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, saat menerima audiensi Perkumpulan Pengusaha Kemplang Kerupuk Palembang (PPKKP) di Ruang Audiensi Sekda, Jumat, 6 Februari 2026/ist.

Palembang– Aroma kemplang dan kerupuk khas Palembang tak lagi hanya menjadi kebanggaan lokal. Pemerintah Kota Palembang kini membuka jalan lebih lebar agar produk UMKM olahan ikan tersebut mampu bersaing dan dikenal di pasar internasional.

Komitmen itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, saat menerima audiensi Perkumpulan Pengusaha Kemplang Kerupuk Palembang (PPKKP) di Ruang Audiensi Sekda, Jumat, 6 Februari 2026. Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha.

Menurut Aprizal, sektor UMKM pengolahan makanan merupakan tulang punggung ekonomi daerah. Produk seperti kemplang dan kerupuk dinilai memiliki nilai tambah tinggi, sekaligus potensi besar untuk mengangkat nama Palembang di kancah global.

“Ketika produk lokal sudah mampu menembus pasar ekspor, itu bukan hanya prestasi pelaku usaha, tapi juga kebanggaan bagi daerah,” kata Aprizal.

Ia menegaskan, Pemkot Palembang tidak ingin dukungan hanya berhenti pada wacana. Promosi akan terus digencarkan, sementara pendampingan teknis dan fasilitasi perizinan akan diperkuat melalui dinas terkait.

“Sinergi ini harus berkelanjutan. Pemerintah siap membantu sesuai aturan agar UMKM Palembang semakin naik kelas,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua PPKKP, Kurniawan, menyampaikan optimisme para pengusaha kemplang untuk memperluas pasar. Ia menyebut, kemplang dan kerupuk Palembang memiliki karakter rasa dan kualitas yang mampu bersaing dengan produk sejenis dari daerah lain maupun luar negeri.

“Kami ingin dunia mengenal Palembang bukan hanya lewat pempek, tetapi juga kemplang dan kerupuknya. Saat ini kami sudah mulai ekspor, dan itu menjadi modal besar untuk berkembang,” ujarnya.

Namun, Kurniawan mengakui, peningkatan kapasitas produksi menjadi tantangan tersendiri. Ia berharap dukungan peralatan dan teknologi modern dapat membantu UMKM meningkatkan efisiensi dan kualitas produk.

“Dengan teknologi yang lebih baik, kami yakin produk kemplang Palembang bisa semakin kompetitif di pasar global,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gagal Temui Herman Deru, Mahasiswa Segel Kantor Gubernur dan Nyatakan Mosi Tidak Percaya

21 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Ratu Dewa Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Umat dan Benteng Moral Generasi Muda

21 Oktober 2026 - 19:39 WIB

BMKG Tegaskan Dry Ice Bukan Penyerap Asap Karhutla, Ini Fungsi Sebenarnya.

21 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Film Anak Indonesia Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua Raih Penghargaan Global Peace and Friendship, Siap Diputar di Festival Film Eropa

21 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Dari Merawat Pasien hingga Melawan Kebakaran Hutan 

21 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Trending di News