Cirebon – Pertamina Patra Niaga terus memperkuat dukungan terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan Pertamina SMEXPO Cirebon 2026. Mengusung tema “Lokal Jadi Vokal”, kegiatan yang berlangsung pada 23–25 Oktober 2026 di Cirebon Super Block Mall, Kota Cirebon, ini menghadirkan 32 UMKM binaan Pertamina Group untuk memperkenalkan produk unggulan sekaligus memperluas akses pasar.
Diselenggarakan melalui Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB), Pertamina SMEXPO Cirebon 2026 menjadi bagian dari rangkaian Pertamina SMEXPO Regional 2026 yang digelar di tiga kota. Setelah berlangsung di Pekanbaru, kegiatan berlanjut di Cirebon sebelum ditutup di Cilacap. Beragam produk unggulan ditampilkan, mulai dari fesyen, wastra, makanan dan minuman, hingga kerajinan tangan yang merepresentasikan kreativitas serta potensi usaha lokal.
Pertamina SMEXPO merupakan salah satu upaya Pertamina Group dalam mendorong UMKM naik kelas melalui penguatan promosi, perluasan akses pemasaran, dan pembukaan peluang kemitraan. Tidak hanya menjadi ruang pamer dan penjualan produk, kegiatan ini juga dirancang sebagai wadah bagi pelaku UMKM untuk membangun jejaring usaha, menjangkau konsumen baru, serta memperkuat daya saing di pasar yang semakin kompetitif.
Sebanyak 32 UMKM yang berpartisipasi telah melalui proses kurasi oleh tim Pertamina Patra Niaga Regional JBB. Para peserta berasal dari mitra binaan Pertamina Patra Niaga maupun unit usaha Pertamina Group lainnya, yang menghadirkan produk dari berbagai sektor usaha. Keikutsertaan dalam SMEXPO menjadi kesempatan bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan visibilitas produk, memperoleh respons pasar secara langsung, dan menjajaki peluang pengembangan bisnis.
Selain pameran dan penjualan produk, Pertamina SMEXPO Cirebon 2026 menghadirkan beragam kegiatan interaktif, antara lain talkshow, workshop membatik bersama Binar Batik, serta berbagai aktivitas bagi pengunjung. Kegiatan temu bisnis juga menjadi salah satu agenda utama untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan calon pembeli (buyer) dan mitra usaha potensial. Melalui interaksi tersebut, diharapkan terbangun peluang kerja sama yang dapat mendukung pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengapresiasi penyelenggaraan Pertamina SMEXPO Cirebon 2026 yang untuk pertama kalinya hadir di Kota Cirebon. Menurutnya, kegiatan ini memberikan ruang promosi bagi UMKM sekaligus berpotensi memperkuat aktivitas perdagangan dan perekonomian daerah.
“Kami mengapresiasi Pertamina dan Pertamina Patra Niaga yang telah menghadirkan Pertamina SMEXPO di Kota Cirebon. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulannya kepada masyarakat yang lebih luas, menjangkau konsumen baru, dan mengembangkan usahanya. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi UMKM serta mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Cirebon,” ujar Effendi.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyampaikan bahwa penyelenggaraan SMEXPO di Cirebon menjadi salah satu upaya mempertemukan potensi produk UMKM dengan peluang pasar yang tersedia, termasuk dari sektor pariwisata dan aktivitas ekonomi daerah.
“Melalui Pertamina SMEXPO Cirebon 2026, kami ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi UMKM untuk memperkenalkan produk, membangun jejaring, dan menjajaki peluang kemitraan. Potensi Kota Cirebon sebagai destinasi wisata dan pusat aktivitas ekonomi daerah diharapkan dapat menjadi peluang bagi produk UMKM untuk menjangkau konsumen yang lebih beragam. Kami berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan para pelaku usaha untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas, dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan,” tutur Roberth.
Dukungan masyarakat juga berperan penting dalam mendorong pertumbuhan UMKM. Dengan mengunjungi pameran, mengenal produk lokal, dan melakukan transaksi pembelian, masyarakat turut berkontribusi dalam memperluas pasar serta memperkuat keberlangsungan usaha para pelaku UMKM.
Melalui Pertamina SMEXPO Cirebon 2026, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemberdayaan UMKM melalui program yang berorientasi pada pengembangan kapasitas usaha, perluasan akses pasar, dan penguatan jejaring bisnis. Upaya ini diharapkan dapat membantu UMKM meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan pemasaran, serta menciptakan nilai tambah bagi perekonomian daerah.









