Menu

Mode Gelap

News

Polisi Pakai Kostum Spiderman dan Doraemon saat Tangkap “Raja Curanmor” di Palembang

badge-check


Anggota polisi saat hendak menyamar menggunakan kostum Spider-Man untuk menangkap pelaku curanmor. Foto : Istimewa Perbesar

Anggota polisi saat hendak menyamar menggunakan kostum Spider-Man untuk menangkap pelaku curanmor. Foto : Istimewa

Palembang — Cara tak biasa ditempuh jajaran Polrestabes Palembang dalam memburu pelaku pencurian kendaraan bermotor yang selama ini dikenal licin. Demi menghindari kecurigaan dan mencegah pelaku kabur, polisi memilih menyamar menggunakan kostum Spiderman dan Doraemon saat melakukan penangkapan.

Target penyamaran tersebut adalah JN (26), residivis asal Seberang Ulu I Palembang yang dijuluki “raja curanmor”. Catatan kepolisian menyebutkan, JN telah lima kali keluar-masuk penjara dan diduga terlibat dalam 255 aksi pencurian motor di puluhan lokasi berbeda.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityan mengatakan, pelaku kerap lolos dari penangkapan karena cepat mengenali pergerakan petugas. Kondisi itulah yang membuat tim Satreskrim harus menyusun strategi khusus agar penindakan berjalan aman dan efektif.

“Pelaku ini sangat licin dan selalu berusaha kabur. Karena itu anggota menyamar agar tidak memancing kecurigaan warga maupun tersangka,” ujar Sonny, Selasa (13/1).

Setelah melakukan pengintaian, dua personel polisi mendekati pelaku dengan mengenakan kostum karakter fiksi yang lazim ditemui di ruang publik. Saat penangkapan dilakukan di sekitar rumah pelaku, Minggu (11/1) malam, JN sempat melawan dan mencoba melarikan diri.

Petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan pelaku melalui tembakan ke kaki kanan. JN akhirnya berhasil diamankan tanpa membahayakan warga sekitar.

Menurut Sonny, JN menjadi target prioritas karena jejak kejahatannya yang panjang. Aksi terakhirnya tercatat terjadi di depan Gereja Siloam Palembang pada Selasa (6/1), di mana sepeda motor hasil curian dijual ke wilayah Ogan Ilir dengan harga murah.

“Ini pelaku utama dan sudah lama menjadi target operasi. Kami ingin menghentikan rangkaian aksinya yang meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penerbangan Palembang-Jakarta Kembali Normal, 10.624 Penumpang Sempat Terdampak

8 September 2026 - 18:08 WIB

Lahan HGU Tak Berulang Terbakar, Herman Deru Minta BPN Turun Tangan

8 September 2026 - 18:04 WIB

Herman Deru Dorong Vendor Lokal, Pasokan FAME Tersendat Bikin Biosolar Mengular

8 September 2026 - 18:02 WIB

Dampak Kabut Asap dan Meningkatnya ISPA, Wali Kota Palembang Alihkan KBM ke Pembelajaran Jarak Jauh Mulai 9 September

8 September 2026 - 17:59 WIB

Fakta Baru Kasus Banyuasin: Sebelum Dibunuh dan Ditemukan Tinggal Kerangka, Kakak-Beradik Sempat Diperkosa

8 September 2026 - 17:53 WIB

Trending di Headline