PALEMBANG — Pasien yang membutuhkan pemeriksaan dokter spesialis hingga rehabilitasi medis memerlukan layanan yang terkoordinasi agar proses penanganan berjalan lebih terarah. Menjawab kebutuhan tersebut, Siloam Sriwijaya Palembang mengembangkan Pusat Layanan Rawat Jalan Terpadu yang menggabungkan sejumlah layanan kesehatan dalam satu area.
Fasilitas seluas sekitar 4.236 meter persegi ini dirancang untuk mengintegrasikan poliklinik spesialis, Medical Check-Up (MCU), dan Rehabilitasi Medik. Pembangunannya dimulai melalui peletakan batu pertama pada 28 November 2025 dan ditargetkan rampung pada akhir 2026.
Pengembangan ini diharapkan dapat mempermudah pasien menjalani tahapan pemeriksaan, konsultasi dengan dokter spesialis, hingga terapi pemulihan sesuai kebutuhan medis.
Executive Director Siloam Sriwijaya Palembang, Andry Sjamsu, EMBA, MARS, M.M., mengatakan pusat layanan tersebut merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam meningkatkan kenyamanan dan keterpaduan pelayanan rawat jalan.
“Dengan menghubungkan layanan konsultasi dokter spesialis, Medical Check-Up, hingga Rehabilitasi Medik dalam satu area, kami berharap masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif, dengan alur pemeriksaan dan tindak lanjut yang lebih terarah,” ujar Andry.
Layanan Spesialis hingga Rehabilitasi dalam Satu Area
Pusat layanan ini dirancang mencakup sejumlah poliklinik spesialis, mulai dari Poli Kandungan, Poli Bedah, Poli Jantung dan Pembuluh Darah, hingga Poli Saraf dan Nyeri.
“Layanan bedah yang dipersiapkan meliputi bedah digestif, urologi, ortopedi, dan bedah umum. Penggabungan berbagai layanan tersebut kami harapkan dapat memudahkan koordinasi antarspesialis apabila pasien memerlukan pemeriksaan atau evaluasi lanjutan,”kata dia.
Selain konsultasi dokter spesialis, fasilitas ini akan memiliki area khusus Medical Check-Up untuk mendukung pemeriksaan kesehatan berkala, baik bagi individu maupun perusahaan.
“Jika hasil pemeriksaan menunjukkan perlunya evaluasi lebih lanjut, pasien dapat diarahkan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis sesuai indikasi medis,”kata dia.
Sementara itu, layanan Rehabilitasi Medik disiapkan untuk membantu proses terapi dan pemulihan fungsi tubuh pasien dewasa maupun anak, termasuk setelah menjalani tindakan medis.
“Program rehabilitasi akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pasien,”kata dia.
Hospital Director Siloam Sriwijaya Palembang, Ns. Benedikta Betty Bawaningtyas, S.Kep., M.M., FISQua, mengatakan pengembangan fasilitas tersebut mempertimbangkan kebutuhan pasien sejak pertama kali datang hingga menjalani tahapan pemulihan.
“Melalui layanan yang lebih terintegrasi, kami ingin memperkuat koordinasi antartenaga medis agar setiap tahapan pemeriksaan, konsultasi, hingga rehabilitasi dapat berjalan lebih terarah, dengan penanganan yang tepat sesuai kebutuhan medis masing-masing pasien,” katanya.
Perkuat Kapasitas Pelayanan Kesehatan
Pengembangan pusat rawat jalan terpadu ini menjadi bagian dari upaya Siloam Sriwijaya Palembang memperkuat kapasitas pelayanan rumah sakit. Pengembangan tersebut juga mencakup perluasan kapasitas rawat inap, kamar operasi, serta fasilitas penunjang medis.
Kebutuhan terhadap layanan kesehatan yang komprehensif menjadi perhatian di Palembang, yang berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) diperkirakan memiliki sekitar 1,74 juta penduduk pada 2026.








