Palembang– Nuansa menjelang Hari Raya Idul Fitri mulai terasa di berbagai sudut Kota Palembang. Salah satu yang mencuri perhatian masyarakat adalah gelaran Kriya Sriwijaya Raya Fashion, sebuah parade busana muslim yang digelar oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumatera Selatan di atrium Palembang Indah Mall (PIM) Sabtu, 4 Maret 2026.
Kegiatan ini menghadirkan peragaan modest wear yang memadukan sentuhan desain modern dengan kekayaan wastra khas Sumatera Selatan. Beragam koleksi busana yang ditampilkan memberikan inspirasi gaya berpakaian untuk merayakan Idulfitri sekaligus memperkenalkan produk kerajinan daerah kepada masyarakat luas.
Ketua Dekranasda Sumsel, Febrita Lustia Herman Deru, mengatakan pemilihan pusat perbelanjaan sebagai lokasi acara merupakan strategi untuk mendekatkan produk kerajinan lokal kepada publik, khususnya di momentum menjelang Lebaran.
“Sebentar lagi kita menyambut Idulfitri. Saya ingin bapak dan ibu sekalian terinspirasi untuk memilih dan membeli produk lokal terbaik bagi keluarga,” ujar Febrita dalam sambutannya.
Selain parade busana, kegiatan ini juga menjadi panggung peluncuran Tas Lakuer, salah satu produk kerajinan khas Sumatera Selatan yang dikenal memiliki nilai seni tinggi. Dekranasda berharap produk tersebut dapat menjadi ikon baru kerajinan daerah yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga pasar internasional.
Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Ketua TP PKK Kota Palembang Dewi Sastrani Ratu Dewa, Ketua ICSB Sumsel Samantha Tivani, Ketua DWP Sumsel Desy Kasnayati Edward, Direktur Utama Bank Sumsel Babel Marzuki, Ketua IIPK Sumsel Irna Agustine, serta Ketua Dekranasda Kota Palembang Dewi Ratu Dewa.
Ketua TP PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, menilai kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan karya para pengrajin sekaligus mengangkat kekayaan budaya daerah.
“Kegiatan seperti ini sangat penting karena tidak hanya mempromosikan karya pengrajin lokal, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya Sumatera Selatan kepada masyarakat yang lebih luas,” katanya.
Dukungan terhadap promosi produk lokal juga datang dari pihak pengelola mal. General Manager Palembang Indah Mall, Ongky Prastiono, menyatakan pihaknya siap memberikan ruang bagi pelaku kerajinan daerah untuk memperluas jangkauan pasar.
“Kami menyiapkan tempat agar Kriya Sriwijaya bisa hadir di PIM. Kami sangat mendukung karya para pengrajin Sumsel untuk memperluas pasar mereka,” ujarnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan sektor perbankan, Dekranasda Sumsel berharap berbagai produk kriya daerah dapat terus berkembang dan memiliki daya saing yang kuat di pasar yang lebih luas.
Pada kesempatan tersebut, Dekranasda Sumsel juga memberikan penghargaan kepada sejumlah desainer dan pengrajin yang dinilai konsisten dalam mengembangkan serta melestarikan wastra khas Sumatera Selatan. Febrita pun mengajak para pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan memperkuat kerja sama agar produk kerajinan daerah semakin dikenal dan diminati masyarakat.













