Menu

Mode Gelap

News

BPBD Sumsel Minta Bantuan Pesawat Pembuat Hujan

badge-check


BPBD Sumsel Minta Bantuan Pesawat Pembuat Hujan Perbesar

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan meminta kepada pemerintah pusat untuk mengirimkan pesawat Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

Hal ini bertujuan untuk menciptakan hujan buatan agar mencegah Kebakaran Lahan dan Hutan (Karhutla) di Sumsel.

Kabid Penanggulangan Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel, Ansori mengatakan usulan tersebut diajukan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sebagai upaya mencegah terjadinya Karhutla di Sumsel.

“Kita sudah ajukan. Sekarang ini masih diproses dan dibahas oleh BNPB dan juga BPPT. Kemungkinan besar akan dilakukan hujan buatan. Tapi masih menunggu perkembangan cuaca,” kata Ansori, Senin (1/7).

Sejauh ini guna mengantisipasi terjadinya Karhutla di Sumsel, pihaknya sudah mensiagakan sebanyak 4 helikopter untuk waterbombing. Keempat helikopter tersebut masing-masing 1 unit heli WB Mi-8 UR-CNC, Mi-8 RA 22583, Mi-8 RA 22747, dan Mi-8 RDPL 34140.

“Di tahap pertama sudah ada tiga heli, kemudian Sumsel dapat bantuan heli lagi dari BNPB satu heli untuk waterboombing di area terbakar,” ucapnya.

Dia menjelaskan, hingga kini pihaknya terus melakukan sosialisasi ke warga di Sumsel untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. “Seperti kejadian di Pali, pemilik lahan kami imbau agar tidak membuka lahan dengan membakar,” katanya.

“Tapi, permasalahannya warga masih kesulitan mencari metode pembukaan lahan tanpa dibakar. Inilah yang akan disosialisasikan lebih intens ke masyarakat,” kata dia lagi.

Ia mengatakan, pembuatan sekat kanal di lahan perkebunan sudah cukup efektif untuk menekan kebakaran lahan. Terbukti, titik panas yang timbul tidak berada di kawasan lahan yang memiliki sekat kanal.

“Sejauh ini pantauan kami, kebakarannya tidak timbul di kawasan sekat kanal. Jadi memang pembuatan kanal cukup efektif menekan angka hotspot, karena kondisi lahan tetap basah walaupun situasi udara saat ini sudah mencapai 33 derajat celcius,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Jelaskan Perbedaan Harga Pertamax dan Pertalite Pada Struk Pembelian

16 Juni 2026 - 15:38 WIB

Sudah ke Jakarta Fair? Yuk Dukung UMKM Lokal di Bright Store by Pertamina

16 Juni 2026 - 15:35 WIB

Prabowo Terima Telepon Presiden Palestina, Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Perjuangan Palestina

16 Juni 2026 - 12:14 WIB

Terima LHP BPK RI, DPRD Sumsel dan Pemprov Perkuat Sinergi Anggaran

16 Juni 2026 - 11:50 WIB

Herman Deru Tegaskan Komitmen Transparansi, Sumsel Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI

16 Juni 2026 - 09:48 WIB

Trending di News