Menu

Mode Gelap

News

Dinkes Sumsel Waspadai Super Flu Tanpa Tetapkan Status Darurat

badge-check


Ilustrasi virus Flu. Foto : Pixabay Perbesar

Ilustrasi virus Flu. Foto : Pixabay

Palembang — Dinas Kesehatan Sumatera Selatan (Dinkes Sumsel) meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi masuknya Influenza A (H3N2) subclade K atau yang populer disebut Super Flu. Meski belum berstatus darurat, masyarakat diminta tetap waspada dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumsel, Ira Primadesa, menegaskan langkah antisipasi dilakukan secara terukur dan berbasis edukasi, bukan kepanikan.

“Kondisi saat ini masih terkendali dan belum ada status darurat terkait varian influenza baru. Namun kewaspadaan tetap penting, terutama melalui pendekatan edukatif,” ujar Ira, Jumat (2/1/2026).

Ia menjelaskan, secara medis Super Flu masih termasuk dalam kelompok virus influenza A atau B, serupa dengan flu burung (H5N1) maupun flu babi (H1N1) yang selama ini telah dikenal. Indonesia sendiri telah lama menghadapi influenza pada unggas, namun penularan ke manusia tergolong sangat jarang.

Meski demikian, Dinkes mengingatkan masyarakat untuk mengenali gejala berat yang berpotensi muncul, seperti demam tinggi mendadak, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, nyeri otot hebat, lemas, hingga sesak napas. Risiko komplikasi lebih tinggi pada anak-anak, lansia, ibu hamil, penderita penyakit kronis, serta mereka yang memiliki kontak dengan unggas sakit atau mati.

Sebagai langkah pencegahan, Dinkes Sumsel akan memperkuat edukasi PHBS, etika batuk, serta mengimbau penggunaan masker bagi warga yang sedang sakit. Selain itu, pengawasan kasus influenza akan diperketat melalui surveilans Influenza Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI).

“Kami juga menyiapkan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan bidang peternakan, untuk memantau potensi penularan dari hewan ke manusia,” tambah Ira.

Dinkes Sumsel menekankan, kunci menghadapi potensi Super Flu adalah kesiapsiagaan bersama, kewaspadaan dini, dan disiplin menjaga kesehatan tanpa rasa panik berlebihan. Jika muncul gejala berat, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Sumsel Tetapkan 7 Anggota KPID Sumsel 2026-2029, Minta Gubernur Segera Terbitkan SK dan Lantik

31 Juli 2026 - 22:03 WIB

199 Kali Water Bombing Digelontorkan untuk Jinakkan Api di Banyuasin dan Ogan Ilir

31 Juli 2026 - 20:21 WIB

174 Dapur MBG di Sumsel Belum Kantongi Sertifikat Higiene, Dinkes Percepat Proses Perizinan

31 Juli 2026 - 20:19 WIB

Dukung Putusan MK, Gubernur Sumsel Sebut Dana MBG Harus Berdiri Sendiri

31 Juli 2026 - 20:07 WIB

Masalah Lampu Jalan Viral, Kini Pemkot Palembang Bentuk Tim PJU di Setiap Kecamatan

31 Juli 2026 - 18:46 WIB

Trending di News