Menu

Mode Gelap

News

Gerakan Sumsel Mandiri Pangan Motivasi Masyarakat Untuk Terus Prodiktif

badge-check


Gerakan Sumsel Mandiri Pangan  Motivasi Masyarakat Untuk Terus Prodiktif Perbesar

PALEMBANG- Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (SMP) inisiasi Gubernur Sumsel Herman Deru yang dilaunchingnya pada Desember 2021 lalu di Kabupaten Lahat terus mendapatkan respon positif dari masyarakat, salah satunya Saiful Bahri warga yang bermukim di Jalan Ahmad Bastari Plaju Kecamatan Seberang Ulu 2 Kota Palembang ini.

Ketika dibincangi, Sabtu (12/2), Pria (43 ) yang angkrap dipanggil Saiful itu mengaku sudah cukup lama memanfaatkan karangan rumahnya untuk bercocok tanam.

Terlebih semenjak digencarkannya pemanfaatan lahan pakarangan untuk ditanami dalam gerakan Sumsel Mandiri Pangan. Kini dirinya kian giat menanam  cabai, jeruk nipis, sayur-sayuran termasuk ternak ikan lele.

Menurutnya kesibukan menanam dilahan sekitar rumah tersebut selain mengisi waktu luang. Hasilnyapun dapat  dikonsumsi sendiri.

“Setiap pagi saya selalu menyiram tanaman ini kemudian memberikan makan ikan lele, hasilnya nanti untuk dimakan dan kita jual untuk menambah kebutuhan sehari-hari,” ucapnya.

Dia harap program yang dicanangkan Gubernur Herman Deru ini berdampak baik serta berjangka panjang bagi perekonomian masyarakat, sebab melalui program ini masyarakat semakin produktif dan bisa menghasilkan ekonominya.

“Saya setuju sekali program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan ini, semoga berjangka panjang, apalagi mendengar program Pak Gubernur jadi menambah semangat Saya untuk memanfaatkan karangan rumah dan beternak ikan lele,” ucapnya.

Sebelumnya Gubernur Herman Deru mengatakan kemandirian pangan di Sumsel akan dimulai dari kemandirian pangan pada tingkat rumah tangga. Itu mengingat masyarakat memiliki kemampuan untuk mewujudkan ketahanan pangan dan gizi keluarga melalui pengembangan ketersediaan, distribusi, dan konsumsi pangan dengan memanfaatkan sumber daya setempat secara berkelanjutan.

“Saya mengajak masyarakat untuk menghasilkan sendiri saja dengan tidak perlu ketergantungan pada orang lain,” ungkapnya.

Menurut Bapak Rumah Tahfidz ini gerakan SMP adalah gerakan sederhana, tetapi memiliki kepedulian kepada seluruh masyarakat, tidak hanya pada segmen tertentu tetapi juga tertuju pada kesejahteraan masyarakat.

“Apapun gerakan yang kita lakukan untuk kesejahteraan masyarakat. Ini adalah jalan pintas untuk mengubah mindset yang tadinya jiwa pembeli, kita geser ke penghasil,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Sumsel Tetapkan 7 Anggota KPID Sumsel 2026-2029, Minta Gubernur Segera Terbitkan SK dan Lantik

31 Juli 2026 - 22:03 WIB

199 Kali Water Bombing Digelontorkan untuk Jinakkan Api di Banyuasin dan Ogan Ilir

31 Juli 2026 - 20:21 WIB

174 Dapur MBG di Sumsel Belum Kantongi Sertifikat Higiene, Dinkes Percepat Proses Perizinan

31 Juli 2026 - 20:19 WIB

Dukung Putusan MK, Gubernur Sumsel Sebut Dana MBG Harus Berdiri Sendiri

31 Juli 2026 - 20:07 WIB

Masalah Lampu Jalan Viral, Kini Pemkot Palembang Bentuk Tim PJU di Setiap Kecamatan

31 Juli 2026 - 18:46 WIB

Trending di News