Menu

Mode Gelap

News

Solusi Atasi Polusi Debu Batubara, Gubernur Sumsel Tinjau Langsung Pembangunan Jalan Tambang di Lahat

badge-check


Solusi Atasi Polusi Debu Batubara, Gubernur Sumsel Tinjau Langsung Pembangunan Jalan Tambang di Lahat Perbesar

Lahat — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, meresmikan dimulainya pembangunan jalan khusus tambang batu bara yang digarap oleh PT Levi Bersaudara Abadi (LBA).

Peresmian tersebut berlangsung di Desa Cempaka Wangi, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, pada Senin (4/8/2025).

Dalam acara itu, Gubernur didampingi oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi serta Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Aminton Manurung.

Kehadiran pimpinan lintas sektor ini menunjukkan kuatnya dukungan terhadap proyek yang digagas sebagai solusi atas polusi udara akibat aktivitas tambang di wilayah tersebut.

Jalan khusus ini akan dibangun sepanjang 26,4 kilometer dengan lebar 30 meter. Infrastruktur ini ditujukan untuk memisahkan jalur angkutan batu bara dari jalan umum, sehingga diharapkan dapat mengurangi pencemaran udara dan debu yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa proyek ini bukan hanya persoalan teknis transportasi, melainkan menyangkut aspek kemanusiaan. “Yang penting bukan hanya kenyamanan, tapi juga ISPU—Indeks Standar Pencemaran Udara—sudah di atas ambang batas normal,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa polusi udara di Kecamatan Merapi telah melewati ambang aman, sehingga percepatan pembangunan jalan hauling menjadi keharusan. “Kita tidak lagi bicara bisnis. Ini soal masa depan anak-anak kita. Siapa yang tidak mendukung, perlu dipertanyakan rasa kemanusiaannya,” tegas Deru.

Gubernur juga meminta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumsel untuk membagikan data ISPU kepada masyarakat, sebagai bentuk keterbukaan informasi sekaligus peringatan bahwa kondisi lingkungan sudah dalam keadaan darurat.

Ia menambahkan, pembangunan jalan ini memerlukan kolaborasi lintas sektor. Gubernur menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian, TNI, kejaksaan, serta seluruh jajaran pemerintah daerah yang telah mendukung secara aktif.

Tak hanya itu, Herman Deru juga menyoroti pentingnya dukungan dari para kepala desa serta perusahaan mitra PT LBA seperti MHP dan BSP. Menurutnya, jalan hauling ini adalah solusi nyata yang telah lama dinanti masyarakat sebagai respons terhadap pencemaran udara akibat angkutan tambang.

Sementara itu, Bupati Lahat Bursa Zarnubi menyampaikan bahwa keluhan warga terhadap polusi udara sudah berlangsung selama delapan tahun. Ia menyebut bahwa proyek ini adalah buah dari komunikasi intensif dengan Gubernur Sumsel. “Land clearing sudah selesai. Kita targetkan penyelesaian jalan paling lambat Januari 2026,” ujarnya.

Bursa berharap kehadiran jalan khusus ini akan mengurangi beban jalan negara dan mengembalikan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas. “Tujuan utamanya agar rakyat bisa menikmati jalan negara yang aman, tanpa gangguan angkutan batu bara,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Patra Niaga Percepat Normalisasi Distribusi BBM di Sumut, Operasionalkan Terminal BBM dan SPBU 24 Jam

16 Juli 2026 - 16:31 WIB

Tinjau RSUD Siti Fatimah, Gibran Tegaskan Pasien BPJS dan Umum Harus Dilayani Setara

16 Juli 2026 - 14:23 WIB

Ditinjau Wapres Gibran, Jembatan Musi V Hampir Rampung, Tol Palembang-Betung Siap Difungsikan Saat Nataru

16 Juli 2026 - 14:16 WIB

Wapres Gibran Tinjau Pembangunan Jembatan Musi V di Tol Palembang-Betung

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

Haikal Achmad Yandra, Pelajar Berprestasi Asal Palembang Raih Juara 3 Teraktif Bintang Sobat SMP Tingkat Nasional 2026

16 Juli 2026 - 12:33 WIB

Trending di News