Palembang – Pemkot Palembang bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI mengambil langkah konkret untuk merevitalisasi Rumah Susun (Rusun) Ilir Barat.
Pemerintah pusat dan daerah sepakat mematangkan kajian komprehensif yang mencakup aspek fisik, legal, teknis, hingga ekonomi sebelum pengerjaan fisik dimulai.
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP RI, Sri Haryati, menegaskan bahwa kajian mendalam sangat krusial agar seluruh tahapan revitalisasi memiliki dasar yang kuat. Menurutnya, pemetaan menyeluruh ini nantinya menjadi bahan rujukan penting untuk menyusun rekomendasi resmi kepada Menteri PKP.
”Kami menginginkan proses ini berjalan komprehensif, sehingga usulan tindak lanjut yang kami laporkan kepada Pak Menteri betul-betul lengkap,” ujar Sri Haryati usai rapat koordinasi di Rumah Dinas Wali Kota Palembang.
Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyatakan bahwa kehadiran langsung tim Kementerian PKP mempercepat proses perencanaan proyek ini. Pemerintah kota bersama tim gabungan langsung turun ke lapangan untuk mencocokkan hasil rapat dengan kondisi faktual di lokasi.
”Melalui hasil rapat, semua langkah terukur dengan baik. Kajian dilakukan secara komprehensif, langsung ditinjau ke lapangan, dan lini masa pengerjaannya pun sudah terpetakan,” ungkap Ratu Dewa.
Ratu Dewa berharap proyek peremajaan ini segera terwujud demi menghadirkan hunian yang lebih representatif dan layak bagi warga Palembang.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk mendukung setiap tahapan proses yang kini tengah berjalan sesuai target dan ketentuan pemerintah pusat maupun provinsi.









